Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tiga Modus Korupsi Paling Marak Menurut Data ICW Semester I 2022

Kompas.com - 09/12/2022, 18:30 WIB
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KOMPAS.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyampaikan pemantauan selama periode semester I 2022 yang menemukan ada tiga modus korupsi yang paling marak di Indonesia dalam periode tersebut.

Dari total 252 kasus korupsi yang berhasil diungkap pada semester I 2022, modus yang paling dominan digunakan oleh pelaku kasus korupsi adalah penyalahgunaan anggaran.

Modus berikutnya yang marak digunakan adalah mark up, dan disusul oleh kegiatan/proyek fiktif.

Ketiga modus tersebut seringkali ditemukan dalam kasus korupsi pengadaan barang/jasa dan pengelolaan anggaran pemerintah.

Berikut rincian pemetaan kasus korupsi berdasarkan modusnya:

  • Penyalahgunaan anggaran: 147 kasus
  • Mark up: 30 kasus
  • Kegiatan/proyek fiktif: 20 kasus
  • Laporan fiktif: 17 kasus
  • Pungutan liar: 11 kasus
  • Perdagangan pengaruh: 10 kasus
  • Penyunatan/pemotongan: 9 kasus
  • Penerbitan izin ilegal: 7 kasus
  • Obstruction of justice: 1 kasus

Pengadaan barang/jasa (PBJ) masih menjadi "lahan basah" korupsi. Dari 252 kasus yang berhasil diungkap, 134 kasus atau 53 persen di antaranya berdimensi PBJ.

Lahan basah korupsi

Pengadaan barang/jasa sudah sejak lama menjadi "lahan basah" korupsi. Data ICW pada 2016 sampai 2020 juga menunjukkan hal serupa.

Sebanyak 49,1 persen atau 1.093 kasus dari 2.227 kasus yang ditangani penegak hukum, terkait dengan PBJ. Kerugian negara yang ditimbulkan mencapai Rp 5,3 triliun.

Besarnya anggaran pemerintah yang dialokasikan untuk pengadaan terbilang cukup menggiurkan, sehingga membuatnya menjadi incaran koruptor.

Pada 2021, pemerintah mengalokasikan Rp 1.214,1 triliun atau 52,1 persen dari APBN untuk pengadaan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tren Misinformasi dalam Konflik Rusia-Ukraina: Disesuaikan dengan Konteks Indonesia

Tren Misinformasi dalam Konflik Rusia-Ukraina: Disesuaikan dengan Konteks Indonesia

Data dan Fakta
Rekor Menakjubkan LeBron James dan Pencapaian Sang Raja...

Rekor Menakjubkan LeBron James dan Pencapaian Sang Raja...

Data dan Fakta
[HOAKS] Sandiaga Uno Gugat Anies Terkait Utang Rp 50 Miliar

[HOAKS] Sandiaga Uno Gugat Anies Terkait Utang Rp 50 Miliar

Hoaks atau Fakta
Salah Konteks, Video Ledakan di Beirut Diklaim akibat Gempa Turkiye

Salah Konteks, Video Ledakan di Beirut Diklaim akibat Gempa Turkiye

Hoaks atau Fakta
Mary Queen of Scots, Ratu Saat Berusia 6 Hari dan Hidup Berakhir Dipenggal Elizabeth I

Mary Queen of Scots, Ratu Saat Berusia 6 Hari dan Hidup Berakhir Dipenggal Elizabeth I

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Surya Paloh Diculik Pendukung Anies Baswedan

[HOAKS] Surya Paloh Diculik Pendukung Anies Baswedan

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Gempa di Turkiye pada 2020 Dibagikan Ulang

[KLARIFIKASI] Video Gempa di Turkiye pada 2020 Dibagikan Ulang

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Anjing di Samping Korban Gempa Turkiye

[HOAKS] Foto Anjing di Samping Korban Gempa Turkiye

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Beredar Hoaks soal RNA Digunakan Dalam Pakan Ayam di AS

CEK FAKTA: Beredar Hoaks soal RNA Digunakan Dalam Pakan Ayam di AS

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Febri Diansyah Dipenjara Bersama Ferdy Sambo

[HOAKS] Febri Diansyah Dipenjara Bersama Ferdy Sambo

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Indonesia Geser Uni Eropa sebagai Produsen Baja Terbesar

[HOAKS] Indonesia Geser Uni Eropa sebagai Produsen Baja Terbesar

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Mengenang Tragedi Munich, Memori Kelam Manchester United

INFOGRAFIK: Mengenang Tragedi Munich, Memori Kelam Manchester United

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Jokowi Hadiri Deklarasi Penambahan Masa Jabatan Presiden

[HOAKS] Jokowi Hadiri Deklarasi Penambahan Masa Jabatan Presiden

Hoaks atau Fakta
[JEO] Menantang Maut di Lubang Tambang

[JEO] Menantang Maut di Lubang Tambang

Data dan Fakta
[HOAKS] Ferdy Sambo Dieksekusi Mati pada 13 Februari

[HOAKS] Ferdy Sambo Dieksekusi Mati pada 13 Februari

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.