[HOAKS] Logo WHO, PBB, dan IDI Dikaitkan dengan Lucifer dan Dajal

Kompas.com - 04/07/2022, 17:23 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar narasi di media sosial yang mengaitkan logo Organisasi Kesheatan Dunia (WHO) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan mitologi seputar Lucifer.

Sementara, logo Perserikatan Bangsa-Bangsa disebut mencakup 13 helai daun di sebelah kiri dan kanan dikaitkan dengan Dajal.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar.

Logo-logo tersebut memiliki maka yang berbeda dari narasi yang beredar.

Narasi yang beredar

Narasi mengenai logo WHO, PBB, dan IDI yang dikaitkan dengan mitologi Lucifer dan Dajal, disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

Berikut narasi pada salah satu akun:

Simbol Kesehatan Dunia berupa TONGKAT dan ULAR yang dipakai logo WHO (Lembaha Kesehatan Dunia di PBB, IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dna Farmasi Logo itu juga yg ada pada Patung Lucifer di bawa ini yg di lingkari dengan garis biru.

Waspada... Kesehatan Dunia, kesehatan di akhir Zaman ini sedang di kendalikan oleh SETAN !!

Tangkapan layar narasi salah di sebuah akun Facebook, 15 April 2022, soal teori yang mengaitkan logo WHO, PBB, dan IDI dengan mitologi Lucifer dan Dajalakun Facebook Tangkapan layar narasi salah di sebuah akun Facebook, 15 April 2022, soal teori yang mengaitkan logo WHO, PBB, dan IDI dengan mitologi Lucifer dan Dajal
Penelusuran Kompas.com

Lambang dan logo dari organisasi kesehatan dan PBB tersebut dinarasikan berbeda dengan makna aslinya.

Makna lambang tongkat dan ular

Dikutip dari situs resmi WHO, lambang yang mereka pakai hingga kini merupakan lambang yang dipilih Majlelis Kesehatan Dunia Pertama sejak 1948.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyerahnya Kaisar Hirohito Setelah Hiroshima dan Nagasaki Dibom Atom...

Menyerahnya Kaisar Hirohito Setelah Hiroshima dan Nagasaki Dibom Atom...

Sejarah dan Fakta
INFOGRAFIK: Momen Pertama Kabel Telegraf Antarbenua Tersambung

INFOGRAFIK: Momen Pertama Kabel Telegraf Antarbenua Tersambung

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Dua Ikan Berbadan Manusia

[HOAKS] Dua Ikan Berbadan Manusia

Hoaks atau Fakta
Benarkah China Akan Menyerang New York dengan Senjata Nuklir?

Benarkah China Akan Menyerang New York dengan Senjata Nuklir?

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Adolf Hitler Jadi Sampul Majalah 'Vogue' 1939?

CEK FAKTA: Benarkah Adolf Hitler Jadi Sampul Majalah "Vogue" 1939?

Hoaks atau Fakta
Paten Pertama Gitar Listrik pada 10 Agustus 1937 dan Tren Perkembangannya...

Paten Pertama Gitar Listrik pada 10 Agustus 1937 dan Tren Perkembangannya...

Sejarah dan Fakta
BPOM Siapkan Strategi Tangkal Hoaks Seputar Obat dan Pangan

BPOM Siapkan Strategi Tangkal Hoaks Seputar Obat dan Pangan

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Imbauan Mengatasnamakan Iriana Jokowi, Minta Orangtua Batasi Pemakaian HP

[KLARIFIKASI] Imbauan Mengatasnamakan Iriana Jokowi, Minta Orangtua Batasi Pemakaian HP

Hoaks atau Fakta
Kebohongan dalam Awal Kasus Brigadir J Dinilai Membuat Publik Sulit Percaya Polisi

Kebohongan dalam Awal Kasus Brigadir J Dinilai Membuat Publik Sulit Percaya Polisi

Data dan Fakta
 [HOAKS] Memutihkan Gigi dengan Menggosok Kulit Jeruk pada Gigi

[HOAKS] Memutihkan Gigi dengan Menggosok Kulit Jeruk pada Gigi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Dokter Spesialis Anak Aman Bhakti Pulungan Promosi Obat Diabetes

[HOAKS] Dokter Spesialis Anak Aman Bhakti Pulungan Promosi Obat Diabetes

Hoaks atau Fakta
Benarkah 90 Persen Plankton di Samudera Atlantik Hilang?

Benarkah 90 Persen Plankton di Samudera Atlantik Hilang?

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Baim Wong Beri Hadiah Mobil secara Acak Menjelang HUT ke-77 RI

[HOAKS] Baim Wong Beri Hadiah Mobil secara Acak Menjelang HUT ke-77 RI

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Kisah Anak Jepang yang Menggendong Adiknya Saat Perang

[KLARIFIKASI] Kisah Anak Jepang yang Menggendong Adiknya Saat Perang

Hoaks atau Fakta
9 Agustus 2010: Pramugara Resign, Keluar Pesawat Lewat Pintu Darurat

9 Agustus 2010: Pramugara Resign, Keluar Pesawat Lewat Pintu Darurat

Sejarah dan Fakta
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.