[KLARIFIKASI] Tanaman Sri Rezeki Mengandung Racun Mematikan

Kompas.com - 27/05/2022, 15:41 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com - Beredar narasi di media sosial yang menyebut bahwa tanaman hias sri rezeki mengandung racun mematikan.

Narasi itu menyarankan agar orang-orang tidak menanam tanaman ini karena ada seorang anak yang menjadi korban.

Berdasarkan konfirmasi Tim Cek Fakta Kompas.com, ada yang perlu diluruskan dari informasi tersebut.

Narasi yang beredar

Informasi yang menyebut tanaman hias sri rezeki mengandung racun mematikan, disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

Narasi di media sosial menyertakan foto tanaman sri rezeki dan seorang anak perempuan yang pingsan.

Berikut narasi lengkapnya:

Info penting:bagi saudara2 fb.mohon jaga anak2 atau siapa pun utx mnjauhi tumbuhan yg ada di gmbar ini...terutama pada anak2..info nya tumbuhan ini di pke masak2an sma anak2..tumbuhan ini mmiliki racun..dan anak di gambar ini tlah mnjadi korban.innalillahi wainna ilaihi rojiun..

Mohon bantu share ya bun semoga tidak ada yang mengalami hal serupa seperti ini

Thanks to https://bit.ly/3kLM0K2

Tangkapan layar informasi keliru di sebuah akun Facebook, yang menyebut tanaman hias sri rejeki mengandung racun mematikan.akun Facebook Tangkapan layar informasi keliru di sebuah akun Facebook, yang menyebut tanaman hias sri rejeki mengandung racun mematikan.
Konfirmasi Kompas.com

Kepala Divisi Tanaman dan Tata Hijau Departemen Arsitektur Lanskap, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr Ir Bambang Sulistyantara M Agr mengidentifikasi foto tanaman yang beredar itu sebagai Dieffenbachia sp.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isu Piring Terbang Jatuh di Roswell, Menghebohkan AS Sejak 1947

Isu Piring Terbang Jatuh di Roswell, Menghebohkan AS Sejak 1947

Sejarah dan Fakta
Angka Penularan PMK Tinggi, Berikut Cara Penanganannya

Angka Penularan PMK Tinggi, Berikut Cara Penanganannya

Data dan Fakta
Beredar Video Hoaks tentang Pengungsi Ukraina Bakar Rumah Pengungsian

Beredar Video Hoaks tentang Pengungsi Ukraina Bakar Rumah Pengungsian

Hoaks atau Fakta
Mengenang George Orwell, Penulis Kisah Pemerintah Totalitarian yang Awasi Rakyatnya

Mengenang George Orwell, Penulis Kisah Pemerintah Totalitarian yang Awasi Rakyatnya

Sejarah dan Fakta
Ketika Elon Musk Ikut Menyebarkan Misinformasi Harga Bensin di 7-Eleven...

Ketika Elon Musk Ikut Menyebarkan Misinformasi Harga Bensin di 7-Eleven...

Hoaks atau Fakta
Mulainya Perang Saudara yang Memecah Korea, hingga Keterlibatan AS-Uni Soviet...

Mulainya Perang Saudara yang Memecah Korea, hingga Keterlibatan AS-Uni Soviet...

Sejarah dan Fakta
INFOGRAFIK: Gletser di Everest Terus Menipis akibat Pemanasan Global

INFOGRAFIK: Gletser di Everest Terus Menipis akibat Pemanasan Global

Data dan Fakta
[HOAKS] Pemuda China Deklarasi Perang Melawan Pribumi

[HOAKS] Pemuda China Deklarasi Perang Melawan Pribumi

Hoaks atau Fakta
Tren NGL Link Instagram dan Kenapa Warganet Suka Anonimitas

Tren NGL Link Instagram dan Kenapa Warganet Suka Anonimitas

Data dan Fakta
[HOAKS] Polisi Menilang Sepeda Motor Baru di Dealer

[HOAKS] Polisi Menilang Sepeda Motor Baru di Dealer

Hoaks atau Fakta
Jumlah Pengungsi akibat Konflik dan Perang Bertambah, Indeks Perdamaian Menurun

Jumlah Pengungsi akibat Konflik dan Perang Bertambah, Indeks Perdamaian Menurun

Data dan Fakta
INFOGRAFIK: Mengenal Fenonena Winter Solstice dan Summer Solstice yang Terjadi Juni

INFOGRAFIK: Mengenal Fenonena Winter Solstice dan Summer Solstice yang Terjadi Juni

Data dan Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Vaksin Covid-19 Meningkatkan Sindrom Kematian Mendadak?

CEK FAKTA: Benarkah Vaksin Covid-19 Meningkatkan Sindrom Kematian Mendadak?

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] PDI-P Menjadi Partai Terlarang di Sumatera Barat

[HOAKS] PDI-P Menjadi Partai Terlarang di Sumatera Barat

Hoaks atau Fakta
Melihat Efektivitas Pengendalian Senjata Api di Berbagai Negara

Melihat Efektivitas Pengendalian Senjata Api di Berbagai Negara

Data dan Fakta
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.