Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Marc Marquez Ditolak Rumah Sakit karena Tak Punya Kartu BPJS Kesehatan

Kompas.com - 21/03/2022, 12:44 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar informasi di media sosial Facebook yang menyebutkan pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, ditolak rumah sakit karena tidak punya kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Marc Marquez mengalami kecelakaan parah saat sesi pemanasan jelang race MotoGP Mandalika 2022, Minggu (20/3/2022) yang membuatnya harus dilarikan ke rumah sakit.

Namun, pembalap berjuluk Baby Alien itu ditolak rumah sakit karena tidak bisa menunjukkan kartu BPJS Kesehatan.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut tidak benar.

Kabar yang menyebutkan Marc Marquez ditolak rumah sakit karena tak punya kartu BPJS Kesehatan kemungkinan adalah satire yang muncul sebagai respons atas sulitnya mengakses layanan kesehatan tanpa kartu tersebut.

Narasi yang beredar

Informasi yang menyebutkan Marc Marquez ditolak rumah sakit karena tidak punya kartu BPJS Kesehatan dibagikan di Facebook oleh akun ini.

Berikut narasi yang dibagikan:

Jatuh [Crash] di sirkuit Mandalika saat sesi warm-up, Marc Marquez ditolak Rumah Sakit karena tidak memiliki BPJS..

Akun tersebut juga membagikan video berdurasi 34 detik yang menampilkan momen ketika Marc Marquez jatuh dari motor.

Penelusuran Kompas.com

Dilansir dari TribunPalu, Minggu (20/3/2022) kabar Marc Marquez ditolak rumah sakit karena tidak punya BPJS Kesehatan menghebohkan media sosial.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate langsung mengecek kebenaran kabar tersebut dengan mendatangi Media Center Indonesia (MCI) Sirkuit Mandalika.

Setelah bertanya-tanya tentang kabar tersebut, Johnny pun merasa lega mengetahui fakta sebenarnya.

Rupanya, kabar Marc Marquez ditolak rumah sakit karena tak punya BPJS hanyalah guyonan yang dijadikan meme oleh warganet.

“Oh begitu (cuma guyonan), kirain beneran,” kata Johnny lega.

Mendapat perawatan di RSUD Mataram

Sementara itu, Marc Marquez melalui akun Instagram pribadinya, marcmarquez93 (terverifikasi) mengungkapkan bahwa ia mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mataram, Nusa Tenggara Barat.

"Saya baik-baik saja setelah kecelakaan besar yang saya alami pagi ini. Untuk tindakan pencegahan, dan untuk tidak mengambil risiko lagi, kami memutuskan untuk tidak balapan di #GP Indonesia," tulis Marquez, Minggu (20/3/2022).

"Saya ingin berterima kasih kepada semua tim medis MotoGP dan Rumah Sakit Mataram untuk perawatan yang diberikan. Terima kasih atas semua pesan dukungan Anda," lanjutnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by MotoGP™ (@motogp)

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, kabar yang menyebutkan Marc Marquez ditolak rumah sakit karena tidak punya kartu BPJS Kesehatan adalah hoaks.

Menkominfo Johnny G Plate memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar, dan hanya guyonan semata.

Sementara itu, Marc Marquez melalui akun Instagramnya mengungkapkan bahwa ia mendapatkan perawatan medis di RSUD Mataram usai mengalami kecelakaan.

Kabar yang menyebutkan Marc Marquez ditolak rumah sakit karena tak punya kartu BPJS Kesehatan kemungkinan adalah satir yang muncul sebagai respons atas sulitnya mengakses layanan kesehatan tanpa kartu tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kilas Balik Pekan Raya Jakarta, dari Monas ke Kemayoran

Kilas Balik Pekan Raya Jakarta, dari Monas ke Kemayoran

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Cara Menghemat Elpiji dengan Mengelem Karet Tabung

[HOAKS] Cara Menghemat Elpiji dengan Mengelem Karet Tabung

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Bukti Rekaman CCTV Linda Terlibat Kasus Pembunuhan Vina

[HOAKS] Bukti Rekaman CCTV Linda Terlibat Kasus Pembunuhan Vina

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Konten Satire soal Elon Musk Luncurkan Ponsel Pesaing iPhone

INFOGRAFIK: Konten Satire soal Elon Musk Luncurkan Ponsel Pesaing iPhone

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Artikel FBI Prediksi Sosiopat Berdasarkan Perilaku Pemain Gim

[HOAKS] Artikel FBI Prediksi Sosiopat Berdasarkan Perilaku Pemain Gim

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Beredar Manipulasi Foto Bangkai Pesawat Malaysia Airlines MH370

INFOGRAFIK: Beredar Manipulasi Foto Bangkai Pesawat Malaysia Airlines MH370

Hoaks atau Fakta
Manipulasi Foto Bernada Satire soal Produk Mayones 'Gayo'

Manipulasi Foto Bernada Satire soal Produk Mayones "Gayo"

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Kota Tersembunyi di Balik Tembok Es Antarktika

[HOAKS] Foto Kota Tersembunyi di Balik Tembok Es Antarktika

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Pesan Berantai soal Whatsapp Gold dan Video Martinelli

[HOAKS] Pesan Berantai soal Whatsapp Gold dan Video Martinelli

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Iptu Rudiana Ditetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan Vina

[HOAKS] Iptu Rudiana Ditetapkan Tersangka Kasus Pembunuhan Vina

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Erupsi Gunung Ruang, Bukan Anak Krakatau

[KLARIFIKASI] Video Erupsi Gunung Ruang, Bukan Anak Krakatau

Hoaks atau Fakta
Sejarah Kepulauan Falkland yang Diperebutkan Inggris dan Argentina

Sejarah Kepulauan Falkland yang Diperebutkan Inggris dan Argentina

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] PSSI Putuskan Timnas Tidak Akan Ikut Piala AFF

[HOAKS] PSSI Putuskan Timnas Tidak Akan Ikut Piala AFF

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks Lingkaran Merah pada Tabung Gas Elpiji 3 Kg Tanda Keamanan, Cek Faktanya

INFOGRAFIK: Hoaks Lingkaran Merah pada Tabung Gas Elpiji 3 Kg Tanda Keamanan, Cek Faktanya

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Pengibaran Bendera Palestina di Milan Bukan Dilakukan Menteri Italia

INFOGRAFIK: Pengibaran Bendera Palestina di Milan Bukan Dilakukan Menteri Italia

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com