Malainformasi, Informasi Asli yang Disalahgunakan untuk Merugikan Orang

Kompas.com - 27/01/2022, 08:26 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta

KOMPAS.com - Selain misinformasi dan disinformasi, ada satu kategori lain dalam kekeliruan atau disorder informasi, yakni malainformasi.

Munculnya internet dan berbagai platform media sosial telah membawa perubahan mendasar pada cara informasi diproduksi, dikomunikasikan, dan didistribusikan.

Ada informasi keliru, yang dikategorikan dalam misinformasi dan disinformasi.

Ada pula informasi asli, tetapi penggunaannya disalahgunakan sehingga menjadi malainformasi.

Baca juga: Mengenal Infodemik, Misinformasi yang Menyebar Lebih Cepat dari Virus

Digunakan untuk merugikan pihak tertentu

Menurut Journalism, ‘Fake News’ & Disinformation (2018) terbitan UNESCO, malainformasi adalah informasi yang didasarkan pada kenyataan, tetapi digunakan untuk merugikan seseorang, organisasi, atau negara.

Contohnya, beredar informasi yang mengungkap orientasi seksual seseorang, yang sebenarnya tidak ada pengaruhnya apa pun bagi kepentingan publik. Tujuan pengungkapan orientasi seksual tersebut untuk menjatuhkan seseorang.

Baca juga: Perbedaan Misinformasi dan Disinformasi, Serupa Tapi Tak Sama

Malainformasi kerap menyalahi atau melanggar privasi seseorang tanpa mempedulikan kepentingan publik. Adapun praktik ini bertentangan dengan standar dan etika jurnalisme.

Penting untuk membedakan informasi yang benar dari yang salah, tetapi penting juga untuk memilah mana informasi benar yang sengaja diproduksi atau didistribusikan oleh "agen" yang berniat untuk merugikan pihak tertentu, alih-alih memperhatikan kepengtingan publlik.

Berbeda dengan disinformasi

Istilah propaganda tidak identik dengan disinformasi, meskipun disinformasi dapat melayani kepentingan propaganda. Tetapi propaganda biasanya lebih manipulatif daripada disinformasi.

Apabila dalam disinformasi erat dengan propaganda, maka malainformasi juga bisa digunakan dengan kepentingan yang sama.

Hanya bedanya, malainformasi bukanlah informasi keliru.

Mengutip Information Disorder (2017) terbitan Council of Europe, malainformasi menggunakan informasi asli, tetapi disebarkan untuk menyebabkan kerugian. Ini termasuk informasi pribadi atau menyangkut reputasi.

Praktiknya berkaitan dengan kebocoran privasi, serta ujaran kebencian yang melecehkan.

Baca juga: Pemeriksa Fakta Minta CEO YouTube Perhatikan Disinformasi dan Misinformasi di Platformnya

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[Kabar Data] Warriors Capai 6 Final NBA dalam 8 Tahun, Terpuruk Saat Klay Cedera

[Kabar Data] Warriors Capai 6 Final NBA dalam 8 Tahun, Terpuruk Saat Klay Cedera

Data dan Fakta
[KLARIFIKASI] Tanaman Sri Rezeki Mengandung Racun Mematikan

[KLARIFIKASI] Tanaman Sri Rezeki Mengandung Racun Mematikan

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Vlogger Meninggal karena Makan Tokek Beracun

[HOAKS] Vlogger Meninggal karena Makan Tokek Beracun

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Klarifikasi atas Grafik Kemampuan Orang Indonesia Membedakan Fakta dan Hoaks

INFOGRAFIK: Klarifikasi atas Grafik Kemampuan Orang Indonesia Membedakan Fakta dan Hoaks

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Label Terbaru Twitter untuk Misinformasi yang Berpotensi Membahayakan

INFOGRAFIK: Label Terbaru Twitter untuk Misinformasi yang Berpotensi Membahayakan

Hoaks atau Fakta
Monkeypox Bukan Disebabkan Vaksin atau Covid-19, Ini Kata Epidemiolog

Monkeypox Bukan Disebabkan Vaksin atau Covid-19, Ini Kata Epidemiolog

Hoaks atau Fakta
Menilik Prestasi Indonesia dalam 5 SEA Games Terakhir

Menilik Prestasi Indonesia dalam 5 SEA Games Terakhir

Data dan Fakta
[HOAKS] Cacar Monyet akibat Efek Samping Vaksin atau VAIDS

[HOAKS] Cacar Monyet akibat Efek Samping Vaksin atau VAIDS

Hoaks atau Fakta
[Kabar Data] Melihat Fenomena Penembakan Massal di Amerika Serikat

[Kabar Data] Melihat Fenomena Penembakan Massal di Amerika Serikat

Data dan Fakta
[HOAKS] Monkeypox Direncanakan oleh Pemerintah dan Pengusaha

[HOAKS] Monkeypox Direncanakan oleh Pemerintah dan Pengusaha

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Ikan Raksasa di Ranu Pakis, Lumajang

[KLARIFIKASI] Ikan Raksasa di Ranu Pakis, Lumajang

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Penampakan Burung Garuda

[HOAKS] Video Penampakan Burung Garuda

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Aturan Baru Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan

INFOGRAFIK: Aturan Baru Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan

Data dan Fakta
INFOGRAFIK: Scudetto untuk Tiga Generasi Maldini

INFOGRAFIK: Scudetto untuk Tiga Generasi Maldini

Data dan Fakta
Milan 38 Kali Pesta Juara,  tapi Turin Jadi Kota dengan Scudetto Terbanyak

Milan 38 Kali Pesta Juara, tapi Turin Jadi Kota dengan Scudetto Terbanyak

Data dan Fakta
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.