Peristiwa Malari 1974, Benarkah Aksi Mahasiswa Jadi Pemicu Kerusuhan?

Kompas.com - 15/01/2022, 08:51 WIB

KOMPAS.com - Malapetaka Lima Belas Januari atau yang biasa disingkat Malari merupakan insiden kerusuhan berdarah yang terjadi di era Orde Baru ketika Presiden Soeharto berkuasa.

Peristiwa ini terjadi 48 tahun lalu, tepatnya pada 15 Januari 1974 bertepatan dengan kedatangan Perdana Menteri Jepang Kakuei Tanaka untuk bertemu Soeharto.

Mahasiswa yang pada saat itu merasa kebijakan ekonomi Soeharto terlalu berpihak kepada investasi asing, memanfaatkan momen tersebut untuk turun ke jalan dan menggelar aksi unjuk rasa.

Akan tetapi, aksi unjuk rasa yang semula berjalan damai itu berujung kerusuhan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Mahasiswa dituding sebagai biang keladi insiden tersebut.

Kerusuhan Malari pecah

Demonstrasi dalam rangka menyambut PM Kakuei Tanaka diawali dengan long march ribuan mahasiswa dan pelajar dari kampus Universitas Indonesia di Jalan Salemba menuju kampus Universitas Trisakti di bilangan Grogol.

Sesampainya di kampus Trisakti, para mahasiswa menggelar Apel Tritura 1974 yang berisi tiga tuntutan untuk pemerintah, yakni menurunkan harga bahan pokok, membubarkan asisten presiden, dan mengganyang koruptor-koruptor.

Setelah apel bubar, para pengunjuk rasa membakar patung PM Kakuei Tanaka sebagai simbol penolakan terhadap modal asing. Massa kemudian bergerak menuju Istana Kepresidenan.

Pada saat itu, Istana Kepresidenan menjadi tempat pertemuan antara Soeharto dengan Tanaka, yang sudah tiba di Indonesia sejak 14 Januari 1974.

Kerusuhan Malari pecah pada momen ini. Aparat menembakkan peluru ke arah demonstran yang dinilai melakukakn kekerasan dan perusakan terhadap bangunan serta kendaraan.

Baca juga: Mengenang Malari, Saat Mahasiswa Melawan Rencana Investasi Soeharto

Namun, mahasiswa membantah melakukan hal tersebut. Sebab saat itu mereka berdemonstrasi di sekitar Jalan MH Thamrin, sedangkan kerusuhan terjadi di sekitar Pasar Senen.

Berdasarkan data Google Maps, terlihat bahwa jarak antara Jalan MH Thamrin dengan Pasar Senen adalah sekitar 3 km.

Adapun waktu yang dibutuhkan untuk mencapai Pasar Senen dari Jalan MH Thamrin dengan berjalan kaki adalah sekitar 38-45 menit.

Bantahan mahasiswa dan posisi Jalan MH Thmarin yang berjauhan dengan Pasar Senen lantas menimbulkan pertanyaan.

Baca juga: Jokowi Bertemu PM Jepang Saat Peringatan Malari, Ini Tanggapan Istana

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

INFOGRAFIK: Scudetto untuk Tiga Generasi Maldini

INFOGRAFIK: Scudetto untuk Tiga Generasi Maldini

Data dan Fakta
Milan 38 Kali Pesta Juara,  tapi Turin Jadi Kota dengan Scudetto Terbanyak

Milan 38 Kali Pesta Juara, tapi Turin Jadi Kota dengan Scudetto Terbanyak

Data dan Fakta
[HOAKS] Masjid Tolak Shalatkan Jenazah yang Tidak Beli Tiket Formula E

[HOAKS] Masjid Tolak Shalatkan Jenazah yang Tidak Beli Tiket Formula E

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Monkeypox Jadi Agenda Pandemi Palsu Elite Global

[HOAKS] Monkeypox Jadi Agenda Pandemi Palsu Elite Global

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Grafik Kemampuan Orang Indonesia Membedakan Fakta dan Hoaks

[KLARIFIKASI] Grafik Kemampuan Orang Indonesia Membedakan Fakta dan Hoaks

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Bill Gates Dalang dari Wabah Cacar Monyet?

CEK FAKTA: Benarkah Bill Gates Dalang dari Wabah Cacar Monyet?

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Ilmuwan yang Membuat dan Menjual Virus Corona Sudah Tertangkap

[HOAKS] Ilmuwan yang Membuat dan Menjual Virus Corona Sudah Tertangkap

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Tabung Gas Bisa Meledak jika Digoyang-goyangkan

[HOAKS] Tabung Gas Bisa Meledak jika Digoyang-goyangkan

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Klarifikasi Terkait Bahaya Tidur di Lantai Semalaman Tanpa Alas

INFOGRAFIK: Klarifikasi Terkait Bahaya Tidur di Lantai Semalaman Tanpa Alas

Hoaks atau Fakta
Waspada, Beredar Email Pencairan Dana Mengatasnamakan Bank Indonesia

Waspada, Beredar Email Pencairan Dana Mengatasnamakan Bank Indonesia

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: 10 Film Indonesia Terlaris, KKN di Desa Penari Lewati Warkop DKI?

INFOGRAFIK: 10 Film Indonesia Terlaris, KKN di Desa Penari Lewati Warkop DKI?

Data dan Fakta
Label Terbaru Twitter untuk Konten Misinformasi Krisis

Label Terbaru Twitter untuk Konten Misinformasi Krisis

Data dan Fakta
[HOAKS] Berita soal Polisi Dimutasi ke Papua Barat karena Anaknya Hina Idol K-Pop

[HOAKS] Berita soal Polisi Dimutasi ke Papua Barat karena Anaknya Hina Idol K-Pop

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Video Dubes Turki Abaikan Salaman Jokowi

CEK FAKTA: Video Dubes Turki Abaikan Salaman Jokowi

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] SEA Games 2021, Sepak Bola Indonesia vs Thailand Resmi Diulang

[HOAKS] SEA Games 2021, Sepak Bola Indonesia vs Thailand Resmi Diulang

Hoaks atau Fakta
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.