Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Perjuangan Greysia Polii dalam "Menembus Garis Batas"

Kompas.com - 29/05/2024, 18:51 WIB
Farahdilla Puspa,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Peraih emas Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii, membuat buku biografi berjudul Menembus Garis Batas

Greysia Polii ingin terus berkontribusi untuk Indonesia meski sudah tak lagi menjadi atlet bulu tangkis. 

Oleh karena itu, ia pun menuangkan proses perjalanannya hingga menjadi juara Olimpiade lewat buku biografi. 

Ia berharap bisa menularkan semangat dan daya juangnya, khususnya kepada generasi muda Indonesia. 

Baca juga: Greysia Polii Bangga Tim Uber 2024, Angkat Perempuan Indonesia

"Ini tentang proses perjalanan saya dari kecil hingga menjadi juara Olimpiade," kata Greysia dalam konferensi pers yang turut dihadiri Kompas.com di Jakarta, Rabu (29/5/2024). 

"Ada nilai-nilai yang memang ingin saya bagikan. Pertama, clarity vision, saya dari kecil sudah tahu ingin jadi apa, juara apa, dan kapan pensiun," katanya.

"Kedua adalah komitmen. Ketika sudah punya visi, saya juga harus ada komitmen untuk menjalani semua ini. Poin ketiga adalah support system. Kalau tidak ada ibu, suami, Bang Okto (Ketua KOI Indonesia), tukang masak, tukang cuci, dan sebagainya, tidak akan ada saya saat ini," ucapnya. 

"Keempat adalah pertolongan Tuhan. Saya tidak menyangka (juara Olimpiade). Jadi, ada pertolongan tangan Tuhan yang membuat saya bisa menjadi juara Olimpiade," tuturnya.

"Pesan ini yang ingin saya bagikan bahwa ketika semua sudah berjalan, pasti ada tangan-tangan yang tak terlihat atau tangan Tuhan yang menolong kita untuk bisa hidup dalam kepastian dan bisa menembus garis batas dalam kehidupan," ujarnya. 

Baca juga: Apri/Fadia Bersiap French Open, Tanggapi Greysia Polii dan Olimpiade

Greysia juga menceritakan alasan di balik pemilihan judul Menembus Garis Batas

"Ketika saya melihat dan membaca kembali, kehidupan saya banyak batasan-batasan yang pada akhirnya saya dimampukan untuk melewati hal itu," ujar Greysia. 

"Saya banyak cedera, saya dari Manado, pilihan saya di ganda putri, saya juga didiskualifikasi dari Olimpiade London 2012. Banyak hal yang sangat membatasi diri saya, tetapi pada akhirnya bisa menembus garis-garis batas dalam hidup saya," tuturnya. 

Greysia Polii mempersiapkan buku ini sejak Desember 2021 setelah menerima saran banyak orang untuk membagikan perjalanannya hingga menjadi juara Olimpiade. 

Awalnya banyak yang meminta kisah Greysia difilmkan. Namun, ia memutuskan untuk membuat buku sebagai blueprint dan bisa menjangkau hingga pelosok Indonesia. 

Buku yang akan resmi dirilis pada 29 Juni 2024 ini tidak hanya dijual untuk umum, tetapi juga akan disumbangkan hingga pelosok Tanah Air lewat program charity dengan dukungan BUMN, pihak swasta, dan perorangan.

Sebagian keuntungan penjualan juga akan didonasikan. 

Untuk mempermudah pendistribusian buku-buku, Greysia menggandeng Ikatan Guru Indonesia (IGI) dan Pustaka Bergerak sebagai mitra.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com