Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

All England 2024, Kritik Keras Legenda Malaysia Usai Lee Zii Jia Tersingkir

Kompas.com - 16/03/2024, 16:40 WIB
Ahmad Zilky,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, menerima kritik dari legenda bulu tangkis Negeri Jiran, Datuk James Selvaraj, seusai tersingkir dari All England 2024.

Lee Zii Jia mesti menerima kenyataan gugur dari All England 2024 seusai tumbang di tangan wakil India, Lakshya Sen, dalam babak perempat final.

Bertanding di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, pada Jumat (15/3/2024), Lee Zii Jia kalah dari Lakshya Sen melalui tiga gim via skor 22-20, 16-21, 19-21.

James Selvaraj berbicara mengenai performa Lee Zii Jia saat menghadapi Lakshya Sen di 8 besar All England 2024.

Baca juga: Link Live Streaming All England 2024, Semifinal Mulai 17.00 WIB

Eks tunggal putra Malaysia itu menjelaskan, Lee Zii Jia tidak mampu memanfaatkan keunggulan postur tubuh guna melancarkan serangan.

Lee Zii Jia memang cukup tinggi. Ia mempunyai postur 186 cm, sedangkan lawannya, yakni Lakshya 180 cm.

“Saya melihat Lakshya bermain sederhana, smesnya tidak terlalu kuat,” tutur peraih medali perunggu SEA Games 1977 itu, dikutip dari Bernama.

“Namun, Zii Jia dengan tinggi badannya dan mungkin memiliki smes terkuat di antara pemain-pemain di All England 2024, tidak memanfaatkan keunggulannya.”

Baca juga: Fajar/Rian ke Semifinal All England 2024, Strategi Jitu Redam Juara Olimpiade

Menurut James Selvaraj, jika Lee Zii Jia memanfaatkan smes keras, pebulu tangkis 25 tahun itu dapat membuat gentar Lakshya Sen.

“Kenapa Zii Jia tidak menggunakan smesnya? Lawan pasti takut dengan smes dia, ini keputusan yang merugikan,” ungkap pria berumur 73 tahun itu.

“Saya tidak tahu bagaimana dia bisa kalah karena saya pikir dia bisa melaju ke final dan mengangkat gelar juara.”

Sementara itu, Zii Jia mengaku kecewa dengan hasil yang diperoleh saat melawan Lakshya di 8 besar All England 2024.

Walau demikian, juara SEA Games 2019 itu menilai, dirinya sudah mengalami kemajuan ketika mentas di All England 2024.

Baca juga: Anggap Poin Ginting Tak Sah, Axelsen Frustrasi Tersingkir dari All England 2024

Lee Zii Jia pun mempunyai tekad besar agar bangkit saat berkompetisi di Swiss Open 2024.

“Tentu saja saya kecewa tidak bisa menang dalam pertandingan ini. Saya bermain bagus, tetapi Lakshya dalam performa terbaiknya,” kata Zii Jia, dikutip dari Berita Harian.

“Walau tidak lolos ke babak semifinal, setidaknya saya ada peningkatan dalam permainan saya di turnamen All England kali ini.”

“Di Swiss Open saya menjadi unggulan pertama dan tentu saja, ini bakal menjadi minggu sulit bagi saya. Saya berharap membawa hal positif dari sini (All England) untuk ke Swiss Open,” ungkapnya.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang

Terkini Lainnya

Man City Vs Chelsea, Pesan Pochettino untuk Cole Palmer

Man City Vs Chelsea, Pesan Pochettino untuk Cole Palmer

Liga Indonesia
Respons Bhayangkara FC soal Dugaan Match Fixing dan Penyelidikan Satgas Antimafia Bola

Respons Bhayangkara FC soal Dugaan Match Fixing dan Penyelidikan Satgas Antimafia Bola

Liga Indonesia
Prediksi Persib Bandung Vs Persebaya, David da Silva Bisa Menggila, Rotasi…

Prediksi Persib Bandung Vs Persebaya, David da Silva Bisa Menggila, Rotasi…

Liga Indonesia
Prediksi Skor Manchester City Vs Chelsea Semi Final FA Cup

Prediksi Skor Manchester City Vs Chelsea Semi Final FA Cup

Liga Inggris
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Yordania di Piala Asia U23

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Yordania di Piala Asia U23

Timnas Indonesia
PSSI Terbuka untuk Emil Audero Bela Timnas Indonesia, Tanpa Paksaan

PSSI Terbuka untuk Emil Audero Bela Timnas Indonesia, Tanpa Paksaan

Internasional
Nagelsmann Perpanjang Kontrak Bersama Jerman hingga Piala Dunia 2026

Nagelsmann Perpanjang Kontrak Bersama Jerman hingga Piala Dunia 2026

Internasional
IBL 2024, Kesuksesan Prawira Bandung Lakukan Revans Atasi Bali United

IBL 2024, Kesuksesan Prawira Bandung Lakukan Revans Atasi Bali United

Sports
Man City vs Chelsea: Haaland Diragukan untuk Tampil di Semi Final

Man City vs Chelsea: Haaland Diragukan untuk Tampil di Semi Final

Liga Inggris
Hasil dan Klasemen Liga Italia: Lazio Berjaya, Juventus Seri, Inter Masih di Puncak

Hasil dan Klasemen Liga Italia: Lazio Berjaya, Juventus Seri, Inter Masih di Puncak

Liga Italia
Hasil Cagliari vs Juventus 2-2: Nyonya Tua Kebobolan Dua Gol dari Penalti

Hasil Cagliari vs Juventus 2-2: Nyonya Tua Kebobolan Dua Gol dari Penalti

Liga Italia
MU Umumkan Kedatangan Jason Wilcox, Kejar Standar Performa Tertinggi

MU Umumkan Kedatangan Jason Wilcox, Kejar Standar Performa Tertinggi

Liga Inggris
Timnas U23 Jepang dan Arab Saudi Lolos ke Babak Knockout

Timnas U23 Jepang dan Arab Saudi Lolos ke Babak Knockout

Internasional
Klub Liga Belanda Vitesse Diganjar Pengurangan 18 Poin, Degradasi Pertama Setelah 35 Tahun

Klub Liga Belanda Vitesse Diganjar Pengurangan 18 Poin, Degradasi Pertama Setelah 35 Tahun

Liga Lain
Jadwal Semifinal Piala FA: Man City Vs Chelsea, Coventry Vs Man United

Jadwal Semifinal Piala FA: Man City Vs Chelsea, Coventry Vs Man United

Sports
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com