Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Fan Ginting di Indonesia Masters 2024, Iseng Membawa Berkah

Kompas.com - 26/01/2024, 16:40 WIB
Farahdilla Puspa,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Keisengan membawa berkah. Itulah yang dirasakan mahasiswi asal Ciledug, Fathia, saat datang ke venue Indonesia Masters 2024 di Istora Senayan. 

Fathia memutuskan datang ke Istora Senayan tanpa berniat menonton rangkaian perempat final Indonesia Masters 2024, Jumat (26/1/2024), karena tak memiliki tiket. 

Ia juga enggan membeli tiket lewat calo dan memilih foto-foto di depan Istora. Namun, keberuntungan memayunginya. 

Fathia lantas didatangi seorang pria dan istrinya yang menawarkan tiket VIP. Ia sempat menolak karena curiga mereka adalah calo tiket. 

Baca juga: Jadwal Perempat Final Indonesia Masters 2024, Ada Derbi Indonesia

"Saya memang cuma iseng saja ingin ke Senayan, kebetulan saya penggemar bulu tangkis dan fan-nya Ginting. Niatnya foto-foto doang, tapi tadi disamperin bapak-bapak," tutur Fathia kepada Kompas.com. 

"Beliau nanya apakah saya mau nonton bulu tangkis. Saya jawab tidak, mau foto-foto saja. Takutnya calo kan, tapi bajunya rapi," ucap Fathia. 

Setelah berdiskusi dan memastikan orang tersebut bukan calo, Fathia lantas menerima tiket VIP bertuliskan "PBSI". 

"Lalu dikasih (tiketnya). Kalau dapat ya bersyukur, ternyata bapaknya bilang ini tiket VIP, langsung masuk saja," tutur Fathia. 

Baca juga: Indonesia Masters 2024: Ejekan Sang Ayah Jadi Motivasi Rehan Naufal Kusharjanto

"Ya Allah, hoki banget. Masya Allah. Bajunya sih rapi ya kemeja seperti baju kerja, pakai celana chino. Terus tadi saya langsung dikasih, saya salim ke bapaknya dan istrinya," ucap dia. 

Fathia sekali kali mengucapkan rasa syukurnya dan berterima kasih dengan si pemberi tiket. 

"Sebelumnya terima kasih banyak ke bapaknya dan istrinya. Semoga rezekinya dilimpahkan sama Tuhan. Bersyukur sekali," tuturnya. 

Fathia juga berharap para pebulu tangkis Indonesia yang bertanding hari ini bisa melaju jauh dan meraih prestasi. 

"Kemarin itu saya sempat males ngikutin soalnya benar-benar belum sampai semifinal sudah banyak yang kalah," katanya. 

"Semoga saja perwakilan Indonesia ada banyak (pada babak-babak akhir)," ujar Fathia melanjutkan.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

6 Tahun Kolaborasi EVOS dan Pop Mie, Tingkatkan Talenta Esport Indonesia

6 Tahun Kolaborasi EVOS dan Pop Mie, Tingkatkan Talenta Esport Indonesia

Sports
Persebaya Vs Bali United, Teco Minta Bali Kerja Keras

Persebaya Vs Bali United, Teco Minta Bali Kerja Keras

Liga Indonesia
Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Liga Inggris
Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Liga Indonesia
Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Liga Italia
Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Liga Indonesia
Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Liga Inggris
Respons Pemain Persib Usai Ikuti 'Kelas' VAR Liga 1

Respons Pemain Persib Usai Ikuti "Kelas" VAR Liga 1

Liga Indonesia
Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com