Cerita Perjuangan 22 Jam 31 Menit Indonesia Bawa Pulang Piala Thomas

Kompas.com - 19/10/2021, 09:53 WIB
Para pemain Indonesia melakukan selebrasi di lapangan setelah Jonatan Christie memastikan kemenangan tim Indonesia atas tim China dalam babak final Piala Thomas, di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia berhasil merebut Piala Thomas 2020 setelah berhasll mengalahkan China di babak final dengan skor 3-0. ANTARA FOTO/RITZAU SCANPIX via RPara pemain Indonesia melakukan selebrasi di lapangan setelah Jonatan Christie memastikan kemenangan tim Indonesia atas tim China dalam babak final Piala Thomas, di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia berhasil merebut Piala Thomas 2020 setelah berhasll mengalahkan China di babak final dengan skor 3-0.

KOMPAS.com - Perjuangan tim beregu putra bulu tangkis Indonesia hingga berhasil menjuarai Piala Thomas 2020 sangatlah tidak mudah.

Hal itu tergambarkan dari kualitas lawan dan waktu bermain tim Indonesia sepanjang Piala Thomas 2020.

Secara keseluruhan, waktu bermain tim Indonesia sejak fase grup hingga final Piala Thomas 2020 mencapai 22 jam 31 menit.

Perjalanan Anthony Sinisuka Ginting dkk di Piala Thomas 2022 berawal dari Grup A, bersaing dengan Aljazair, Thailand, dan Taiwan.

Persaingan di Grup A sangat ketat karena penentuan dua tim yang berhak lolos ke perempat final Piala Thomas 2020 harus ditentukan di partai terakhir.

Meski mendapatkan perlawanan sengit dari Taiwan dan Thailand, tim Indonesia berhasil lolos ke perempat final dengan status juara Grup A.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Duduk Perkara Tanpa Merah Putih di Podium Juara Piala Thomas...

Keberhasilan lolos dari grup "neraka" terlihat sangat memengaruhi mental bertanding dan kepercayaan diri tim Indonesia.

Pada perempat final Piala Thomas 2020, tim Indonesia sukses menumbangkan rivalnya, Malaysia, dengan skor sempurna, 3-0.

Berlanjut ke semifinal, tim Indonesia harus berhadapan dengan tuan rumah, Denmark.

Tim Indonesia pada awalnya sempat tertekan karena Anthony Sinisuka Ginting yang tampil pertama menelan kekalahan.

Anthony Ginting kalah dari tunggal putra Denmark peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Viktor Axelsen.

Namun, kekalahan Anthony Ginting ternyata tidak memengaruhi mental bertanding tim Indonesia.

Skuad Merah Putih berhasil bangkit dan dengan menyapu bersih tiga match selanjutnya untuk mengalahkan Denmark 3-1.

Tiga poin kemenangan tim Indonesia atas Denmark dipersembahkan oleh Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Jonatan Christie, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Baca juga: Fakta Gemilang Wakil Indonesia di Piala Thomas dan Uber: Shesar Sempurna, Putri KW...

Kesuksesan mengalahkan banyak tim kuat mulai dari Thailand, Taiwan, Malaysia, hingga Denmark, membuat Indonesia sangat diunggulkan saat berjumpa juara bertahan China di partai final.

Prediksi itu pada akhirnya terbukti. Tim Indonesia tampil sangat solid dan berhasil melibas China 3-0 untuk menjuarai Piala Thomas 2020.

Jika ditotal, waktu bermain tim Indonesia sejak fase grup hingga final Piala Thomas 2020 mencapai 1.351 menit alias 22 jam plus 31 menit.

Pertandingan terlama Indonesia sepanjang Piala Thomas 2020 adalah ketika berhadapan dengan Taiwan pada laga terakhir Grup A.

Jonatan Christie dkk saat itu harus berjuang selama 316 menit untuk menumbangkan Taiwan dengan skor 3-2.

Pertandingan melawan Taiwan sangat panjang karena tiga match berlangsung tiga gim atau rubber game.

Adapun pertandingan tercepat Indonesia di Piala Thomas 2020 adalah saat menghadapi Aljazair pada laga pertama Grup A.

Baca juga: Pukulan Aneh Ginting Buka Jalan Indonesia ke Podium Juara Piala Thomas

Shesar Hiren dkk saat itu hanya membutuhkan waktu 115 menit untuk melibas Algeria dengan skor telak 5-0.

Lima wakil Indonesia yang bermain pada laga melawan Aljazair berhasil meraih kemenangan straight game atau dua gim.

Stamina menjadi salah satu penentu keberhasilan tim Indonesia menumbangkan Aljazair dengan cepat.

Hal itu tidak lepas dari fakta bahwa Aljazair hanya diperkuat empat pemain untuk mengikuti Piala Thomas 2020.

Berikut adalah rincian dari total waktu bermain tim Indonesia selama Piala Thomas 2020:

Grup A:
115 menit Vs Algeria: Indonesia menang 5-0
288 menit Vs Thailand: Indonesia menang 3-2
316 menit Vs Taiwan: Indonesia menang 3-2

Perempat Final:
190 menit Vs Malaysia: Indonesia menang 3-0

Semifinal
239 menit Vs Denmark: Indonesia menang 3-1

Final
202 menit Vs China: Indonesia menang 3-0

Dikutip dari situs Badminton Talk, Indonesia adalah tim dengan durasi pertandingan terlama di Piala Thomas 2020.

Baca juga: Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas 2020, Kemenpora Kecolongan?

Jika dibandingkan, total waktu bermain China selaku runner up Piala Thomas 2020 adalah 1.131 menit.

Sepanjang Piala Thomas 2020, hanya ada satu pemain Indonesia yang selalu bermain sejak fase grup hingga final.

Pemain itu adalah Jonatan Christie. Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie, tercatat bermain enam kali dengan raihan lima kemenangan dan sekali kalah.

Secara keseluruhan, total waktu bermain Jonatan Christie sepanjang Piala Thomas 2020 mencapai 376 menit.

Durasi penampilan Jonatan Christie sangat panjang karena harus bermain rubber game selama lebih dari satu jam ketika diturunkan sebagai wakil ketiga Indonesia pada perempat final, semifinal, dan final.

Itu artinya, Jonatan Christie selalu bermain lebih dari satu jam selama tiga hari berturut-turut.

Baca juga: Isi Hati Marcus Gideon dan Fajar Alfian Usai Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas

Pertandingan terpanjang yang dilakoni Jonatan Christie di Piala Thomas 2020 adalah ketika menghadapi tunggal putra Denmark, Anders Antonsen.

Tampil sebagai wakil Indonesia ketiga, Jonatan Christie harus berjuang selama 1 jam 40 menit untuk menumbangkan Antonsen via rubber game.

"100 menit? wow! Saya tidak bisa menjelaskan apa-apa," kata Jonatan Christie seusai mengalahkan Antonsen seperti dikutip dari situs BWF.

"Pertandingan terpanjang terakhir yang saya mainkan adalah menghadapi Chen Long (China) di Asian Games 2018. Laga itu berlangsung selama 90 menit," ucap Jojo.

"Sekarang, saya bertanding selama 100 menit. Jadi, itu adalah rekor baru saya," ujar peraih medali emas Asian Games 2018 itu menambahkan.

Pada partai final, Jonatan Christie kembali harus bermain rubber game selama lebih dari satu jam ketika menghadapi tunggal putra China, Li Shi Feng.

Total durasi pertandingan Jonatan Christie vs Li Shi Feng mencapai 1 jam 22 menit.

Baca juga: Jonatan Christie di Piala Thomas 2020: 376 Menit, 1 Smash Penentu Indonesia Juara

"Saat memasuki gim ketiga, saya berkata kepada diri sendiri: 'Ayo bermain 100 menit lagi!'," kata Jonatan Christie.

"Saya terus memotivasi diri sendiri. Pertandingan terakhir melawan Antonsen membuat saya lebih percaya diri," ujar Jonatan Christie.

"Saya sudah sangat siap jika harus bermain 120 menit (di partai final)," tutur Jonatan Christie menambahkan.

Setelah mengantar Indonesia menjadi juara Piala Thomas 2020, Jonatan Christie tidak memiliki waktu banyak untuk beristirahat atau menikmati kemenangan.

Jojo yang kini berstatus tunggal putra nomor tujuh dunia akan kembali berjuang membawa nama Indonesia pada ajang Denmark Open 2021 pekan ini.

Selain Jonatan Christie, terdapat 31 pebulu tangkis Indonesia lainnya yang juga akan mengikuti Denmark Open 2021.

Rincian dari wakil Indonesia yang akan berjuang di Denmark Open 2021 adalah empat tunggal putra, dua tunggal putri, enam ganda putra, tiga ganda putri, dan empat ganda campuran.

Denmark Open 2021 akan dihelat di Odense Sports Park mulai Selasa (19/10/2021) hingga Minggu (24/10/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021, Hanya Tiga Atlet Berusia di Atas 21 Tahun

Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021, Hanya Tiga Atlet Berusia di Atas 21 Tahun

Sports
Link Live Streaming Leipzig Vs Man City, Kick-off 00.45 WIB

Link Live Streaming Leipzig Vs Man City, Kick-off 00.45 WIB

Liga Champions
Catatan Capaian Indonesia pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi

Catatan Capaian Indonesia pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi

Sports
Hasil dan Klasemen Liga 1: Persija Pesta Gol, PSM-Persipura Terpuruk

Hasil dan Klasemen Liga 1: Persija Pesta Gol, PSM-Persipura Terpuruk

Liga Indonesia
Persib Bandung Vs Persebaya Surabaya, Bajul Ijo Kantongi Kekuatan Maung

Persib Bandung Vs Persebaya Surabaya, Bajul Ijo Kantongi Kekuatan Maung

Liga Indonesia
Strategi Indonesia di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021

Strategi Indonesia di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021

Sports
Hasil PSM Vs Persija: Simic Cetak Gol Ke-10, Macan Kemayoran Menang 3-0

Hasil PSM Vs Persija: Simic Cetak Gol Ke-10, Macan Kemayoran Menang 3-0

Liga Indonesia
Bagaimana jika Pertandingan Bulu Tangkis Imbang hingga Gim Kedua?

Bagaimana jika Pertandingan Bulu Tangkis Imbang hingga Gim Kedua?

Sports
Milan Vs Liverpool: Ibrahimovic Tanpa Deputi, 'Si Joker' Krunic Jadi Solusi

Milan Vs Liverpool: Ibrahimovic Tanpa Deputi, "Si Joker" Krunic Jadi Solusi

Liga Champions
Japfa FIDE RATED 2021, GM Susanto Megaranto Bakal Lakoni Laga Penentuan

Japfa FIDE RATED 2021, GM Susanto Megaranto Bakal Lakoni Laga Penentuan

Sports
Babak Pertama PSM Vs Persija: Diwarnai 4 Kartu Kuning, Skor Sama Kuat

Babak Pertama PSM Vs Persija: Diwarnai 4 Kartu Kuning, Skor Sama Kuat

Liga Indonesia
Manajemen PSS Sleman Beberkan Alasan Pertahankan Dejan Antonic

Manajemen PSS Sleman Beberkan Alasan Pertahankan Dejan Antonic

Liga Indonesia
Real Madrid Vs Inter Milan, Nerazzurri Tak Mau Cuma Jadi yang 'Kedua'

Real Madrid Vs Inter Milan, Nerazzurri Tak Mau Cuma Jadi yang "Kedua"

Liga Champions
Soal Ballon d'Or, Lewandowski Berharap Ucapan Messi Bukan Omong Kosong

Soal Ballon d'Or, Lewandowski Berharap Ucapan Messi Bukan Omong Kosong

Internasional
Messi “Tersiksa” Dingin dan Salju, Bagaimana Cuaca Saat Laga PSG Vs Club Brugge?

Messi “Tersiksa” Dingin dan Salju, Bagaimana Cuaca Saat Laga PSG Vs Club Brugge?

Liga Champions
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.