Kronologi Tim Bulu Tangkis Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021

Kompas.com - 18/03/2021, 06:52 WIB
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo ketika menghadapi Matthew Clare/Ethan Van Leeuwen pada laga babak pertama All England 2021 di Utilita Arena Birmingham, Rabu (17/3/2021) malam WIB. Badmintonphoto/Yohan NonotteMarcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo ketika menghadapi Matthew Clare/Ethan Van Leeuwen pada laga babak pertama All England 2021 di Utilita Arena Birmingham, Rabu (17/3/2021) malam WIB.

KOMPAS.com - Seluruh tim bulu tangkis Indonesia, termasuk pemain dan tim ofisial, dipaksa mundur dari All England 2021. 

Indonesia berangkat ke Birmingham, Inggris, menggunakan pesawat Turkish Airlines pada Jumat (12/3/2021) malam WIB, dengan berbekal hasil negatif swab test PCR.

Setibanya di Birmingham, Anthony Ginting dkk kembali menjalani tes swab PCR dan diharuskan karantina selama 12 jam hingga hasil tes keluar.

"Sekarang kami sedang menunggu hasilnya paling cepat 12 jam. Sampai hasil PCR keluar, kami tidak bisa keluar kamar. Jadi, saat ini harus menunggu di kamar masing-masing," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rionny Mainaky, pada Sabtu (13/3/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS - Tim Bulu Tangkis Indonesia Mundur dari All England 2021

Setelah menunggu 12 jam, skuad Merah Putih dinyatakan negatif Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka lalu menggelar latihan di pusat kebugaran yang ada di Hotel Crowne Plaza Birmingham City Centre pada Senin (15/3/2021).

Meski demikian, peserta All England termasuk tim bulu tangkis Indonesia masih harus menunggu kepastian kapan dimulainya turnamen level Super 1.000 itu.

Sebab, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menunda jadwal pertandingan All England 2021 karena adanya keraguan terhadap sejumlah hasil tes Covid-19.

Situasi tersebut kemudian membuat pihak penyelenggara melakukan tes ulang terhadap peserta All England, baik atlet maupun tim ofisial, yang hasil tesnya diragukan.

"Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) dan Bulu Tangkis Inggris mengonfirmasi bahwa sejumlah tes Covid-19 yang dilakukan terhadap tim peserta All England 2021 dianggap 'tidak meyakinkan' sehingga tes ulang akan dilakukan."

"BWF juga memastikan bahwa sejumlah kecil tes positif telah ditemukan, dan sesuai perjanjian dengan Public Health England, kasus ini akan diuji ulang. Pihak terkait akan terus diisolasi selama pengujian ulang," demikian pernyataan BWF.

PBSI selaku induk bulu tangkis Indonesia menginformasikan bahwa pertandingan All England pada Rabu (17/3/2021) diundur menjadi pukul 14.00 waktu Birmingham.

Namun, PBSI mengatakan bahwa kepastian terkait jadwal pertandingan juga harus menunggu hasil manager meeting yang akan digelar lebih dulu pada pukul 10.30 waktu setempat.

Hasil manager meeting: seluruh peserta aman dan All England siap bergulir

Hasil manager meeting berbuah positif setelah pihak penyelenggara memastikan semua peserta yang terindikasi Covid-19 berdasarkan hasil tes swab PCR kedua dinyatakan negatif.

All England 2021 pun resmi bergulir di Utiliti Arena Birmingham, Rabu (17/3/2021) pukul 13.30 WIB waktu setempat atau 20.30 WIB.

Baca juga: Kritik Marcus Fernaldi kepada BWF Usai Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021

Sebanyak tiga wakil Indonesia yang bertanding pun berhasil memastikan langkah ke babak 16 besar.

Mereka adalah Jonatan Christie, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Satu wakil lainnya, yakni Greysia Polii/Apriyani Rahayu, juga mengamankan tiket babak kedua setelah lawannya mengundurkan diri.

 

Temuan kasus positif Covid-19 pada penumpang pesawat

Apes bagi tim Indonesia, setelah semua peserta dinyatakan negatif Covid-19, muncul kasus di luar circle All England.

Salah satu penumpang yang berada dalam pesawat yang sama dengan skuad Merah Putih terindikasi positif Covid-19.

Hal tersebut terjadi menjelang pertandingan tiga wakil Indonesia lainnya, yakni Anthony Sinisuka Ginting, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Situasi itu membuat Anthony, Praveen/Melati, dan Fajar/Rian gagal bertanding dan status mereka berubah menjadi kalah WO alias walkover.

Tim Indonesia mendapat e-mail dari NHS

Terkait dipaksa atau ditarik mundurnya tim Indonesia, ofisial Merah Putih mengaku mendapat e-mail dari bagian tes dan penelusuran terkait Covid-19, National Health Service (NHS), di bawah Pemerintah Inggris.

"Anda telah diidentifikasi kontak dengan seseorang yang baru-baru ini dites positif Covid-19. Jadi, Anda harus tinggal di rumah dan mengisolasi diri hingga 23 Maret," demikian bunyi e-mail NHS.

"Anda harus melakukan ini, bahkan jika Anda tidak memiliki gejala atau menerima hasil negatif saat dites," demikian bagian bunyi e-mail dari NHS tersebut.

Mengenai e-mail yang didapat itu pun, telah dibenarkan oleh tim dari Humas PBSI, Fellya Hartono.

Respons tim Indonesia

Melansir pernyataan manajer tim bulu tangkis Indonesia, Ricky Subagja, skuad Merah Putih harus menjalani isolasi mandiri selama 10 hari.

Hal itu sesuai dengan regulasi Pemerintah Inggris yang mengharuskan orang melakukan karantina jika berada dalam satu pesawat dengan penumpang lain yang positif Covid-19.

"Seluruh tim Indonesia terpaksa harus mundur dari turnamen Yonex All England 2021 dan tidak dapat melanjutkan pertandingan. Hal ini dikarenakan, saat penerbangan dari Istanbul ke Birmingham pada Sabtu (13/3/2021) lalu, terdapat salah satu penumpang yang terkena Covid-19. Namun, kami pun tidak diberi tahu siapa, berapa orang, dan dari mana asal orang yang positif tersebut," kata Ricky Subagja.

Baca juga: Pernyataan Resmi BWF soal Dipaksa Mundurnya Indonesia dari All England 2021

"Sesuai dengan regulasi Pemerintah Inggris, jika berada pada satu pesawat dengan orang yang positif Covid-19, penumpang lain diharuskan menjalani isolasi selama 10 hari. Sehingga, tim Indonesia terpaksa mundur dan melakukan isolasi sampai tanggal 23 Maret 2021 di Crowne Plaza Birmingham City Centre."

"Namun, dapat dipastikan keadaan seluruh tim Indonesia yang berada di Birmingham saat ini dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Hal ini merupakan kejadian luar biasa menyakitkan dan mengecewakan bagi kami semua."

Dengan keputusan BWF yang memaksa mundur tim Indonesia, wakil-wakil Merah Putih dipastikan tanpa gelar di All England 2021.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil Syahrul Fadillah, Tembok Terakhir Persikabo 1973

Profil Syahrul Fadillah, Tembok Terakhir Persikabo 1973

Sports
Asian Games Hangzhou 2022, Ada Pertarungan Lifter-lifter Asia

Asian Games Hangzhou 2022, Ada Pertarungan Lifter-lifter Asia

Sports
Hasil Persikabo 1973 Vs Persib - Tanpa Gol, Maung Bandung Hattrick Imbang

Hasil Persikabo 1973 Vs Persib - Tanpa Gol, Maung Bandung Hattrick Imbang

Liga Indonesia
Piala Sudirman 2021: Fajar/Rian Sumbang Poin Pertama, Indonesia Unggul atas Kanada

Piala Sudirman 2021: Fajar/Rian Sumbang Poin Pertama, Indonesia Unggul atas Kanada

Badminton
Sebelum Pensiun, Lifter Eko Yuli Irawan Persiapkan Diri Jadi Pelatih

Sebelum Pensiun, Lifter Eko Yuli Irawan Persiapkan Diri Jadi Pelatih

Sports
Gary Neville: Man United Tak Akan Juara Premier League meski Punya Ronaldo

Gary Neville: Man United Tak Akan Juara Premier League meski Punya Ronaldo

Liga Inggris
HT Persikabo 1973 Vs Persib - Banyak Peluang, Skor Masih 0-0

HT Persikabo 1973 Vs Persib - Banyak Peluang, Skor Masih 0-0

Liga Indonesia
PSG Vs Man City - Punya Messi, Pochettino Boleh Pede di Hadapan Guardiola

PSG Vs Man City - Punya Messi, Pochettino Boleh Pede di Hadapan Guardiola

Liga Champions
Atlet Paralimpiade Indonesia Berharap Pemerintah Konsisten

Atlet Paralimpiade Indonesia Berharap Pemerintah Konsisten

Sports
Head to Head AC Milan Vs Atletico - Los Rojiblancos Perkasa, tetapi...

Head to Head AC Milan Vs Atletico - Los Rojiblancos Perkasa, tetapi...

Liga Champions
Hasil Sepak Bola PON Papua - Tuan Rumah Menang Telak, Jatim Hajar Sulsel

Hasil Sepak Bola PON Papua - Tuan Rumah Menang Telak, Jatim Hajar Sulsel

Sports
AC Milan Vs Atletico, Ibrahimovic Belum Bisa Beraksi di Liga Champions

AC Milan Vs Atletico, Ibrahimovic Belum Bisa Beraksi di Liga Champions

Liga Champions
Bakti Peraih Medali Perak Angkat Besi Olimpiade Tokyo 2020 Belum Usai

Bakti Peraih Medali Perak Angkat Besi Olimpiade Tokyo 2020 Belum Usai

Sports
Link Live Streaming Kualifikasi Piala Asia Wanita, Indonesia Vs Singapura

Link Live Streaming Kualifikasi Piala Asia Wanita, Indonesia Vs Singapura

Liga Indonesia
Jadwal dan Link Live Streaming Piala Sudirman, Indonesia Vs Kanada Malam Ini

Jadwal dan Link Live Streaming Piala Sudirman, Indonesia Vs Kanada Malam Ini

Badminton
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.