Swiss Open - Pelatih Ungkap Kelemahan Hafiz/Gloria yang Bikin Lawan Semringah

Kompas.com - 05/03/2021, 18:00 WIB
Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja saat berlaga melawan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di laga pertama babak penyisihan grup BWF World Tour Finals 2019 di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, Rabu (11/12/2019). DOK: PBSI/Badminton Indonesia Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja saat berlaga melawan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di laga pertama babak penyisihan grup BWF World Tour Finals 2019 di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, Rabu (11/12/2019).

KOMPAS.com - Asisten pelatih ganda campuran Indonesia, Nova Widianto, mengungkapkan kelemahan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja tak mampu berbicara banyak di kompetisi Swiss Open 2021.

Pasangan ganda campuran peringkat 8 dunia itu langsung tersingkir di babak pertama dari wakil India, Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa, usai kalah 18-21, 10-21. 

Padahal, Hafiz/Gloria sedang dalam misi mengumpulkan poin untuk mengamankan tempat di Olimpiade Tokyo 2021.

Baca juga: Bungkam Psywar Wakil Inggris, Leo/Daniel Siap Nekat Lawan Unggulan 1 Swiss Open

Saat ini Hafiz/Gloria berada di urutan ke-8 di peringkat Race to Tokyo dengan raihan 60.851 poin.

Jumlah itu terpaut tipis dengan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying yang berada di urutan ketujuh (63.560 poin) dan Tang Chun Men/Tse Ying Suet yang duduk di peringkat ke-9 (60.566 poin).

Nova Widianto pun mengungkapkan faktor penyebab kekalahan Hafiz/Gloria di babak pertama Swiss Open 2021.

Menurut Nova, kegagalan anak didiknya di turnamen level Super 300 itu murni karena penampilan mereka yang tak berkembang.

Nova Widianto menyebut permainan Hafiz/Gloria mudah diantisipasi lawan dan keduanya tidak berani melakukan perubahan di lapangan.

"Hasilnya memang jauh dari yang kami harapkan. Tidak ada masalah apa-apa, murni karena performa mereka di lapangan yang tidak berani menerapkan pola permainan seperti yang kami instruksikan," kata Nova, sebagaimana dikutip dari situs Badminton Indonesia.

"Mereka cenderung bermain dengan pola yang membuat musuh lebih enak untuk mendapat poin."

"Permainan mereka terlalu gampang diantisipasi lawan dan mereka tidak berani berubah," tutur Nova.

Selain Hafiz/Gloria, dua wakil ganda campuran Indonesia lainnya juga terhenti di babak-babak awal.

Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso tersingkir di babak pertama usai kalah 13-21, 12-21 dari Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (Malaysia).

Sementara itu, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari gugur di babak kedua setelah takluk dari Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa (India) dengan skor 18-21, 16-21.

Baca juga: Swiss Open 2021, Kekecewaan Hafiz/Gloria Usai Gagal Melaju ke Babak Berikutnya

Dengan demikian, Indonesia tidak memiliki satu pun wakil ganda campuran di partai perempat final Swiss Open 2021.

Indonesia kini hanya mengandalkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Shesar Hiren Rhustavito untuk meraih titel juara.

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin akan melawan ganda putra unggulan pertama asal Malysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di perempat final.

Sementara di nomor tunggal putra, Shesar Hiren Rhustavito bakal menantang Viktor Axelsen yang juga diunggulkan di tempat pertama.

Adapun partai perempat final Swiss Open 2021 akan diselenggarakan malam ini mulai pukul 20.00 WIB.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X