BWF World Tour Finals, Tanding 94 Menit, Greysia/Apriyani Atasi Wakil Korsel

Kompas.com - 27/01/2021, 17:50 WIB
Aksi ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, di ajang Toyota Thailand Open 2021. Raphael SachetatAksi ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, di ajang Toyota Thailand Open 2021.

BANGKOK, KOMPAS.com - Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, sukses meraih kemenangan pada laga pertama Grup A BWF World Tour Finals, Rabu (27/1/2021).

Greysia/Polii mengalahkan wakil Korea Selatan, Lee So Hee/Shin Seung Chan. pada laga sengit yang berlangsung selama 94 menit.

Greysia/Apriyani menang secara rubber game dengan skor 21-17, 22-24, dan 21-15.

Kemenangan ini membuat Greysia/Apriyani sukses membalas kekalahan dari Lee/Shin pada semifinal Thailand Open II pekan lalu.

Dengan demikian, Greysia/Apriyani kini unggul 5-2 atas Lee/Shin secara rekor pertemuan atau head to head.

Selanjutnya, Greysia/Apriyani akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Vivian Hoo/Yap Cheng Wen, pada laga kedua Grup A, Kamis (28/1/2021).

Baca juga: BWF World Tour Finals, Ahsan/Hendra Lanjutkan Dominasi atas Wakil Eropa

Jalannya pertandingan:

Pertandingan ini langsung dimulai dengan reli panjang 70 pukulan saat Lee/Shin menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Greysia/Apriyani kemudian sukses mencetak tiga angka beruntun untuk unggul 5-2.

Namun, pengembalian yang melebar dari Greysia membuat Lee/Shin kembali menyamakan kedudukan menjadi 6-6.

Sempat terjadi reli panjang 95 pukulan yang berhasil dimenangkan Greysia/Apriyani untuk memperlebar keunggulan menjadi 8-6.

Namun, keunggulan itu tidak bisa dipertahankan Greysia/Apriyani hingga interval karena beberapa kesalahan sendiri.

Lee/Shin yang selalu tertinggal sejak awal pada akhirnya berhasil unggul untuk pertama kalinya saat interval dengan kedudukan 11-10.

Setelah jeda, Greysia/Apriyani mencoba meningkatkan tempo permainan dan lebih agresif di depan net untuk menghindari reli panjang.

Strategi itu terbukti berhasil hingga Greysia/Apriyani unggul 17-14.

Meski Lee/Shin terus mengejar, Greysia/Apriyani berhasil menjaga keunggulan untuk mengakhiri gim pertama dengan kemenangan 21-17.

Baca juga: PBSI Targetkan 2 Gelar di BWF World Tour Finals, Stamina dan Daya Juang Jadi Kunci

Berlanjut ke gim kedua, adu reli panjang terus terjadi hingga kedudukan imbang 4-4.

Reli panjang itu terus tersaji hingga sempat menyentuh 135 pukulan ketika Lee/Shin menceta poin ke-9 dan unggul dua angka.

Lee/Shin yang sejak memimpin terus mendominasi kemudian sukses kembali unggul saat interval, kali ini dengan kedudukan 11-9.

Usaha keras Greysia/Apriyani untuk mengejar ketertinggalan membuahkan hasil saat berhasil menyamakan kedudukan menjadi 14-14.

Dua poin terakhir Indonsia didapatkan berkat agresivitas Apriyani di depan net. Pertahanan Greysia/Apriyani juga terlihat semakin solid setelah interval.

Greysia/Apriyani yang sukses menguasai wilayah di depan net kemudian berhasil mencetak dua angka tambahan untuk memperlebar keungulan menjadi 16-14.

Greysia/Apriyani kali ini juga berhasil menghindari reli panjang dengan mengurangi pengembalian bola panjang.

Tak ingin menyerah, Lee/Shin sempat mencetak empat angka beruntun untuk menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Pertandingan semakin ketat karena kedua pasangan saling kejar mengejar poin sehingga beberapa kali terjadi deuce.

Lee/Shin pada akhirnya sukses memaksa Greysia/Apriyani bermain rubber seusai menyudahi gim kedua dengan kemenangan 24-22.

Baca juga: Masuk Grup Neraka BWF World Tour Finals, Anthony Ginting Siap Berikan yang Terbaik

Berlanjut ke gim ketiga, jumlah reli panjang sedikit berkurang dan Greysia/Apriyani berhasil unggul 5-3.

"Bagus banget," kata Apriyani ketika melihat pukulan drop shoot Greysia masuk untuk memperlebar keunggulan menjadi 9-7.

Keunggulan itu kemudian berhasil dipertahankan Greysia/Apriyani dengan kedudukan 11-8.

Seusai jeda, Greysia/Apriyani terus memegang kendali permainan hingga unggul empat angka pada kedudukan 15-14.

Lee/Shin yang tertekan terlihat mulai frustrasi karena sering melakukan kesalahan sendiri, seperti pengembalian bola yang menyangkut di net.

Dua kesalahan dari Lee/Shin kemudian membuat Greysia/Apriyani semakin menjauh dengan keunggulan 19-13.

Tak ingin mengulang kesalahan pada gim kedua, Greysia/Apriyani terus menyerang hingga akhirnya menyudahi gim ketiga dengan kemenangan 21-15.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berubah, Jadwal Uji Coba Laga Cabor Atletik Olimpiade Tokyo

Berubah, Jadwal Uji Coba Laga Cabor Atletik Olimpiade Tokyo

Sports
Andrea Agnelli: European Super League Tidak Dapat Berlanjut

Andrea Agnelli: European Super League Tidak Dapat Berlanjut

Sports
Jalan Terjal Pemain Malaysia di Liga Jepang: Cedera dan Minim Kesempatan

Jalan Terjal Pemain Malaysia di Liga Jepang: Cedera dan Minim Kesempatan

Liga Lain
Jelang Final Piala Menpora, Persib akan Pertahankan Gaya Ofensif

Jelang Final Piala Menpora, Persib akan Pertahankan Gaya Ofensif

Liga Indonesia
Profil Florentino Perez, Membangun Real Madrid Lewat Konsep Galacticos

Profil Florentino Perez, Membangun Real Madrid Lewat Konsep Galacticos

Sports
AC Milan Mundur dan Super League di Ambang Kandas, Ini Pernyataan Juventus

AC Milan Mundur dan Super League di Ambang Kandas, Ini Pernyataan Juventus

Liga Lain
Final Piala Menpora Persija Vs Persib - Wasit Jadi Sorotan, PSSI Buka Suara

Final Piala Menpora Persija Vs Persib - Wasit Jadi Sorotan, PSSI Buka Suara

Liga Indonesia
Final Piala Menpora Persija Vs Persib, Ambisi Macan Kemayoran Nodai Rekor Maung Bandung

Final Piala Menpora Persija Vs Persib, Ambisi Macan Kemayoran Nodai Rekor Maung Bandung

Liga Indonesia
Susul 6 Tim Inggris, Inter dan Atletico Mundur dari European Super League

Susul 6 Tim Inggris, Inter dan Atletico Mundur dari European Super League

Liga Lain
Final Piala Menpora - Persija Minta Dukungan Jakmania dari Rumah

Final Piala Menpora - Persija Minta Dukungan Jakmania dari Rumah

Liga Indonesia
Final Piala Menpora, Marc Klok Antusias Jelang Lawan Persib Bandung

Final Piala Menpora, Marc Klok Antusias Jelang Lawan Persib Bandung

Liga Indonesia
4 Macam Lay Up Shoot dalam Bola Basket

4 Macam Lay Up Shoot dalam Bola Basket

Sports
Final Piala Menpora Persija Vs Persib, Kata Marc Klok soal Performa Ezra Walian

Final Piala Menpora Persija Vs Persib, Kata Marc Klok soal Performa Ezra Walian

Liga Indonesia
Eks Kiper Timnas Indonesia Meninggal Dunia karena Serangan Jantung

Eks Kiper Timnas Indonesia Meninggal Dunia karena Serangan Jantung

Liga Indonesia
5 Fakta Menarik Final Piala Menpora 2021 Persija Vs Persib

5 Fakta Menarik Final Piala Menpora 2021 Persija Vs Persib

Liga Indonesia
komentar
Close Ads X