Final Thailand Open - Rahasia Wakil Tuan Rumah Bekuk Praveen/Melati

Kompas.com - 17/01/2021, 16:04 WIB
Praveen/Melati saat bertanding melawan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai di final Yonex Thailand Open 2021 di Impact Arena, Minggu (17/1/2021) siang WIB. Raphael Sachetat/BadmintonphotoPraveen/Melati saat bertanding melawan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai di final Yonex Thailand Open 2021 di Impact Arena, Minggu (17/1/2021) siang WIB.


KOMPAS.com - Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai sukses mengantongi gelar juara pada turnamen Yonex Thailand Open 2021.

Pasangan asal Thailand itu memastikan titel juara setelah mengalahkan wakil Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti pada final di Impact Arena, Minggu (17/1/2021).

Dechapol/Sapsiree menang rubber game 21-3, 20-22, 21-18 dalam tempo permainan 56 menit.

Seusai laga, Dechapol/Sapsiree pun mengungkapkan kunci keberhasilan mereka menghentikan laju Praveen/Melati.

Baca juga: Final Thailand Open 2021, Greysia/Apriyani Juara Sektor Ganda Putri

"Kami sangat senang bisa memenangi gelar dan membuat bangga rakyat Thailand," kata Sapsiree Taerattanachai dilansir dari BWF.

"Kami menetapkan target tinggi di turnamen ini dan senang bisa mewujudkannya."

"Kami sangat fokus sejak awal dan itulah cara kami memenangi gim pertama dengan mudah," tuturnya.

Fokus Dechapol/Sapsiree pun tak menurun meski sempat kehilangan gim kedua dengan skor 20-22.

Pada gim ketiga, mereka terus menekan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Dechapol/Sapsiree mempertahankan keunggulan hingga 13-11, sebelum disamakan dan berbalik tertinggal 13-14 dari Praveen/Melati.

Namun, mereka berhasil membalikkan keadaan dan terus melaju hingga menyudahi pertandingan usai menang 21-18 pada gim ketiga.

Baca juga: Final Thailand Open - Kekecewaan Praveen/Melati Usai Gagal Jadi Juara

Di sisi lain, Melati Daeva Oktavianti mengaku ia dan Praveen Jordan terus tertekan pada gim ketiga.

"Kami tahu pasangan Thailand ini sangat siap melawan kami. Sejak awal, kami berada di bawah tekanan, tetapi di gim kedua kami berhasil menyamakan kedudukan," tutur Melati Daeva Oktavianti.

"Di gim ketiga kami tertekan, tetapi terus berusaha untuk mengejar. Ini adalah hasilnya dan kami harus melakukan evaluasi untuk ke depannya," ujarnya mengakhiri.


Sumber BWF
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X