China Mundur dari Asia Open dan BWF World Tour Finals Januari 2021

Kompas.com - 29/12/2020, 15:05 WIB
Pemain ganda campuran China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, bertanding melawan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPemain ganda campuran China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, bertanding melawan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1/2019).

KOMPAS.com - Asosiasi Bulu Tangkis China (CBA) memutuskan tidak mengirim pemain ke tiga turnamen BWF yang dihelat di Thailand pada Januari 2021.

Tiga turnamen itu adalah Asia Open I, Asia Open II, dan BWF World Tour Finals.

Kepastian China mundur dari tiga turnamen itu dikonfirmasi langsung oleh Presiden Asosiasi Bulu Tangkis Thailand, Khunying Patama Leeswadtrakul.

Menurut Patama, China memilih mundur karena pemerintah setempat melarang penerbangan ke luar negeri akibat pandemi virus corona.

"Melalui konferensi virtual, CBA meminta maaf karena harus mundur dari turnamen karena kekhawatiran Covid-19," kata Patama dikutip dari situs The Nation Thailand, Selasa (29/12/2020).

Baca juga: BWF Rilis Jadwal Turnamen 2021, Indonesia Masters dan Open Berurutan

Asia Open I, Asia Open II, dan BWF World Tour Finals sebenarnya adalah tiga turnamen BWF untuk kalendar 2020.

Ketiga turnamen itu seharusnya dihelat pada akhir 2020. Namun, pandemi virus corona membuat BWF memutuskan menunda tiga turnamen tersebut sampai Januari 2021.

Dikutip dari situs Badmintalk, BWF World Tour Finals pada Januari nanti akan menjadi edisi pertama tanpa kehadiran satupun pemain China dalam 13 tahun terakhir atau sejak 2008.

Keputusan China mundur dari BWF World Tour Finals menguntungkan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Baca juga: Marcus/Kevin Kantongi Motivasi Besar Jelang BWF World Tour Finals 2020

Pasangan peraih medali emas SEA Games 2019 itu nantinya akan berstatus unggulan kedua pada BWF World Tour Finals.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X