Harapan untuk PBSI, Mandiri secara Keuangan dan Perhatikan Pembinaan di Daerah

Kompas.com - 27/09/2020, 07:10 WIB
Taufik Hidayat saat peluncuran bukunya. Facebook Erly BachtiarTaufik Hidayat saat peluncuran bukunya.

KOMPAS.com - Dua legenda bulu tangkis nasional peraih medali emas Olimpiade, Taufik Hidayat dan Ricky Subagja, berharap Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) bisa mandiri secara keuangan.

Menurut Taufik Hidayat, peraih medali emas tunggal putra pada Olimpiade Athena 2004, hal itu perlu menjadi komitmen ketua umum PBSI berikutnya.

PBSI diharapkan mandiri secara keuangan dan bisa melakukan desentralisasi pembinaan di daerah.

"Desentralisasi pembinaan di daerah, khususnya di luar Jawa, baik berbentuk pusdiklat bulu tangkis maupun pelatwil harus dibentuk dan dibiayai oleh PP PBSI secara mandiri," tutur Taufik pada Sabtu (26/9/2020).

Baca juga: Dukungan bagi Ketua BPK Jadi Ketua Umum PBSI 2020-2024

Dengan mandiri secara keuangan, lanjut Taufik, PBSI dinilai punya keleluasaan dalam mencari sponsor.

"Jangan bergantung dari sponsor besar, dan juga pada masa yang akan datang sponsor-sponsor di daerah harus didekati dan diberi pengertian," tutur Taufik.

Sebagai mantan pemain, Taufik juga berharap kepengurusan PBSI pada masa mendatang dapat menyamaratakan pembinaan atlet di daerah dengan di kota-kota besar.

"Siapapun pengurusnya, jangan bawa nama daerah, tetapi bawa nama Indonesia. Jadi, tidak ada yang bawa nama klub atau PB, harus bawa nama Indonesia," ucap Taufik.

Sementara itu, Ricky Subagja, peraih medali emas ganda putra Olimpiade Atlanta 1996, menyebut sosok Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Agung Firman, sebagai figur yang mampu memimpin PBSI periode 2020-2024.

Sebanyak 26 Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI disebut telah mendukung Agung Firman Sampurna sebagai ketua umum.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X