Piala Thomas dan Uber 2020 Kabarnya Akan Ditunda ke Tahun 2021

Kompas.com - 14/09/2020, 21:12 WIB
Tim putra Indonesia meraih juara Beregu Asia 2020 setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 3-1 pada final Kejuaraan Beregu Asia 2020 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Minggu (16/2/2020). Dok. Badminton Indonesia Tim putra Indonesia meraih juara Beregu Asia 2020 setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 3-1 pada final Kejuaraan Beregu Asia 2020 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Minggu (16/2/2020).


KOMPAS.com - Kejuaraan bulu tangkis beregu bergengsi Piala Thomas dan Uber 2020 dikabarkan ditunda hingga setelah Olimpiade Tokyo 2021.

Badminton Planet melaporkan, dalam rapat dewan Federasi Bulu Tangkis Dunia ( BWF) yang digelar secara virtual pada Minggu (13/9/2020), mayoritas negara peserta menyetujui penyelenggaraan Piala Thomas dan Uber 2020 ditunda hingga tahun 2021.

BWF kabarnya akan segera merilis pernyataan resmi terkait perubahan jadwal Piala Thomas dan Uber 2020.

Sebelumnya, BWF telah menjadwalkan Piala Thomas dan Uber 2020 akan diselenggarakan di Aarhus, Denmark, pada 3-11 Oktober mendatang.

Apabila kabar ini benar, mundurnya sejumlah negara ditengarai bisa menjadi alasan utama Piala Thomas dan Uber 2020 ditunda.

Baca juga: Usai Mundur dari Piala Thomas-Uber, Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah BWF World Tour Finals

Seperti diketahui, sejumlah negara seperti Thailand, Korea Selatan, Australia, Taiwan, hingga Indonesia secara resmi telah memutuskan mundur.

Mundurnya Indonesia dari Piala Thomas dan Uber 2020 tampaknya menjadi pukulan berat untuk BWF.

Pasalnya, Indonesia merupakan unggulan pertama pada ajang Piala Thomas 2020.

Media Malaysia, The Star, bahkan menulis mundurnya Indonesia mengurangi kualitas kejuaraan Piala Thomas dan Uber 2020 dan diketahui bahwa salah satu persyaratan sponsor adalah kompetisi harus memiliki tiga tim teratas dalam persaingan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBSI, Achmad Budiharto, sebelumnya mengatakan bahwa keputusan mundurnya Indonesia dibuat setelah meninjau perkembangan Covid-19 yang belum mereda.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X