Bisa Disaksikan Lewat Streaming, Berikut Jadwal Simulasi Piala Thomas 2020

Kompas.com - 31/08/2020, 15:40 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie melawan wakil Denmark, Anders Antonsen saat pertandingan babak perempat final Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (17/1/2020). Jonatan Christie harus mengakui keunggulan wakil Denmark, Anders Antonsen, setelah takluk melalui rubber game 14-21, 21-10, 12-21. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie melawan wakil Denmark, Anders Antonsen saat pertandingan babak perempat final Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (17/1/2020). Jonatan Christie harus mengakui keunggulan wakil Denmark, Anders Antonsen, setelah takluk melalui rubber game 14-21, 21-10, 12-21.


KOMPAS.com - PBSI akan menggelar simulasi menjelang kejuaraan beregu Piala Thomas dan Uber 2020.

Simulasi bertajuk PBSI Thomas dan Uber Cup Simulation 2020 itu akan digelar di Pelatnas Cipayung mulai Selasa, 1 September 2020.

Simulasi ini digelar untuk mempersiapkan para pemain sebelum tampil di Piala Thomas dan Uber 2020 di Aarhus, Denmark, 3-11 Oktober mendatang.

Adapun simulasi Piala Thomas akan lebih dulu digelar pada 1-3 September. Sementara itu, simulasi Piala Uber akan diadakan pada 8-10 September 2020.

Baca juga: Jadwal Piala Thomas dan Uber 2020, Putra-Putri Indonesia Lawan Malaysia

PBSI benar-benar mempersiapkan simulasi ini sehingga para pemain bisa mendapatkan atmosfer bertanding di turnamen beregu Piala Thomas dan Uber.

Dengan menggunakan sistem round robin, empat grup akan saling bersaing memperebutkan posisi teratas agar keluar sebagai juaranya.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti, telah menyusun pembagian grup sesuai dengan kekuatan individu.

"Pembagian pemain dilakukan berdasarkan penilaian bersama tim pelatih. Kami mengatur agar keempat grup punya kekuatan yang imbang," kata Susy Susanti, seperti dilansir dari Badminton Indonesia.

"Misalnya, satu grup punya ganda dengan peringkat tertinggi, maka grup itu tidak akan ada pemain tunggal yang rankingnya paling tinggi juga," ujarnya.

"Melihat pembagian grup, akan sulit memperkirakan siapa juaranya. Karena kekuatannya bisa dibilang merata," ucapnya.

Baca juga: Termasuk Piala Thomas dan Uber, Pebulu Tangkis Indonesia Ikuti 3 Turnamen di Denmark

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X