Mohammad Ahsan Belum Ingin Pensiun Setelah Olimpiade Tokyo

Kompas.com - 02/08/2020, 13:00 WIB
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. DOK. BADMINTON INDONESIAPasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

KOMPAS.com - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan, belum berencana pensiun setelah gelaran Olimpiade Tokyo 2021.

Ahsan masih memiliki keinginan untuk terus berkompetisi dengan tandemnya, Hendra Setiawan.

"Kalau dalam waktu dekat ini belum ada pikiran ke situ, masih mau main," ucapnya, dilansir dari Antara.

Ahsan, yang kini menduduki peringkat kedua dunia bersama Hendra, tak menampik jika waktunya tiba, maka ia akan pensiun tetapi tak ingin lepas dari dunia tepok bulu.

Baca juga: Ahsan/Hendra Sebut Pencapaian pada 2019 Jadi yang Terbaik Sepanjang Karier

"Mungkin karena sudah puluhan tahun main bulu tangkis, jadi passion-nya di situ," tuturnya.

"Mencoba hal lain juga tidak mustahil, tapi jiwanya memang sudah di bulu tangkis, belum tahu nantinya bagaimana," ucap pria berusia 32 tahun itu.

Untuk beralih menjadi pelatih, Ahsan pun tak mengelak.

"Kalau tawaran (jadi) pelatih belum ada, kalau ada pun akan saya coba," ujar Ahsan.

Saat ini, Ahsan sebenarnya memiliki bisnis properti. Namun, ia mempercayakan istrinya untuk mengurusi bisnis tersebut.

"Sementara villa dan kontrakan saja. Itu yang urus istri, saya mau fokus ke bulu tangkis. Kalau misal dapat hadiah ya diinvestasikan ke sana, biar istri yang urus," tuturnya.

Baca juga: Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra Tak Diduetkan pada Kompetisi PBSI Home Tournament


Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X