Kompas.com - 19/06/2020, 09:41 WIB
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu bertanding melawan ganda putri Denmark, Maiken Fruergaard dan Sara Thygesen pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Greysia - Apriyani juara ganda putri setelah menang 18-21, 21-11, dan 23-21. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGGanda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu bertanding melawan ganda putri Denmark, Maiken Fruergaard dan Sara Thygesen pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Greysia - Apriyani juara ganda putri setelah menang 18-21, 21-11, dan 23-21.
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, bertekad membawa pulang prestasi membanggakan saat berlaga di Olimpiade Tokyo mendatang.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu dipastikan menjadi salah satu wakil Indonesia pada Olimpiade Tokyo yang akan dihelat pada 2021.

Greysia berharap ia dan Apriyani bisa membawa medali dari ajang empat tahunan tersebut.

"Selama ini, Indonesia belum punya peraih medali Olimpiade dari ganda putri. Kami ingin mengisi kekosongan tersebut," kata Greysia dikutip BolaSport.com dari wawancara Greysia/Apriyani dengan BWF.

"Kami akan berusaha meraih medali dengan apa yang kami bisa dan dengan talenta yang diberikan ke kami," katanya.

"Saya dan Apriyani ingin bisa memberi sesuatu yang terbaik saat bermain bulu tangkis, yaitu dengan prestasi," ujar dia.

Baca juga: Bagi Greysia Polii, Olimpiade Tokyo Bukan Satu-satunya Prioritas

Indonesia memang belum pernah meraih medali Olimpiade dari cabang ganda putri sejak bulu tangkis menjadi cabor resmi dalam pesta olahraga sejagat pada 1992.

Olimpiade Tokyo 2021 pun menjadi kesempatan untuk Greysia/Apriyani untuk membuka sejarah baru bagi pasangan srikandi Tanah Air.

Sebelum berpasangan dengan Apriyani Rahayu, Greysia Polii sudah melakukan debutnya pada Olimpiade London 2012 bersama Meiliana Jauhari.

Langkah mereka terhenti pada fase Grup A.

Pada Olimpiade Rio 2016, Greysia berpartner dengan Nitya Krishinda Maheswari. Greysia/Nitya berhasil melangkah ke perempat final.

Namun, asa keduanya untuk meraih medali pupus karena harus mengakui keunggulan Tan Yuan Ting/Yu Yang (China) dengan skor 11-21, 14-21. (Lariza Oky Adisty)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Piala Asia Wanita 2022, Timnas Indonesia Vs Australia

Jadwal Piala Asia Wanita 2022, Timnas Indonesia Vs Australia

Liga Indonesia
4 Hal yang Perlu Diketahui soal Piala Asia Wanita 2022, Menanti Perjuangan Garuda Pertiwi

4 Hal yang Perlu Diketahui soal Piala Asia Wanita 2022, Menanti Perjuangan Garuda Pertiwi

Sports
Janji Pratama Arhan untuk PSIS Setelah 13 Pekan Absen karena Bela Timnas Indonesia

Janji Pratama Arhan untuk PSIS Setelah 13 Pekan Absen karena Bela Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Jadwal Liga Inggris Tengah Pekan Ini, Man United Lawan Tim Promosi

Jadwal Liga Inggris Tengah Pekan Ini, Man United Lawan Tim Promosi

Liga Inggris
5 Fakta Real Madrid Juara Piala Super Spanyol: Los Blancos Patahkan Kutukan, Dekati Jumlah Gelar Barcelona

5 Fakta Real Madrid Juara Piala Super Spanyol: Los Blancos Patahkan Kutukan, Dekati Jumlah Gelar Barcelona

Liga Spanyol
Tiga Serangkai Real Madrid: 7 Musim Bersama, Lahirkan 13 Trofi

Tiga Serangkai Real Madrid: 7 Musim Bersama, Lahirkan 13 Trofi

Sports
Ketum PSSI Tegaskan Tak ada 'Deadlock' Saat Berkomunikasi dengan Shin Tae-yong

Ketum PSSI Tegaskan Tak ada "Deadlock" Saat Berkomunikasi dengan Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Kenapa Penghargaan Gol Terbaik Dinamai Puskas Award?

Kenapa Penghargaan Gol Terbaik Dinamai Puskas Award?

Sports
AS Roma Vs Cagliari 1-0: Mourinho Temukan Kepingan yang Hilang

AS Roma Vs Cagliari 1-0: Mourinho Temukan Kepingan yang Hilang

Sports
Skuad Australia untuk Piala Asia Wanita 2022

Skuad Australia untuk Piala Asia Wanita 2022

Sports
Top Skor Liga Inggris: Absen Cetak Gol, Duo Liverpool Tetap Teratas

Top Skor Liga Inggris: Absen Cetak Gol, Duo Liverpool Tetap Teratas

Liga Inggris
3 Sejarah di Balik Keberhasilan Real Madrid Raih Gelar Juara Piala Super Spanyol

3 Sejarah di Balik Keberhasilan Real Madrid Raih Gelar Juara Piala Super Spanyol

Liga Spanyol
Apa Itu The Best FIFA Football Awards?

Apa Itu The Best FIFA Football Awards?

Sports
Hasil dan Klasemen Liga Italia: Nani Cetak Assist Kilat, Tren Kemenangan Inter Terhenti

Hasil dan Klasemen Liga Italia: Nani Cetak Assist Kilat, Tren Kemenangan Inter Terhenti

Liga Italia
Timnas Indonesia Berpotensi Lawan Timor Leste dalam 2 Laga FIFA Matchday di Bali

Timnas Indonesia Berpotensi Lawan Timor Leste dalam 2 Laga FIFA Matchday di Bali

Liga Indonesia
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.