Sebut Taufik Hidayat, Jonatan Christie: Juara, Naik Podium, lalu Dilupakan

Kompas.com - 10/06/2020, 06:40 WIB
Pelatih tunggal putra Indonesia Hendry Saputra (kiri) memberi masukan pada pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie saat melawan pebulu tangkis tunggal putra China Taipei Chou Tien Chen pada babak final Asian Games XVIII di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (28/8/2018). Setelah kerap mendapat cap buruk dalam sejumlah laga sebelumnya, Jojo sapaan akrab Jonatan membuktikan prestasinya dengan raihan emas di sektor tunggal badminton Asian Games 2018 serta fenomena aksi buka kausnya saat melakukan selebrasi. ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIPelatih tunggal putra Indonesia Hendry Saputra (kiri) memberi masukan pada pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie saat melawan pebulu tangkis tunggal putra China Taipei Chou Tien Chen pada babak final Asian Games XVIII di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (28/8/2018). Setelah kerap mendapat cap buruk dalam sejumlah laga sebelumnya, Jojo sapaan akrab Jonatan membuktikan prestasinya dengan raihan emas di sektor tunggal badminton Asian Games 2018 serta fenomena aksi buka kausnya saat melakukan selebrasi.

KOMPAS.com - Perjalanan karier mantan pebulu tangkis nomor satu dunia, Taufik Hidayat, tampaknya menjadi pembelajaran tersendiri bagi juniornya, Jonatan Christie.

Taufik Hidayat yang beberapa kali merengkuh gelar juara dunia merasakan pahitnya tak dihargai dan kemudian dilupakan.

Perjalanan karier tersebut menjadi dasar alasan Taufik melontarkan kritikan jika menyangkut soal minimnya apresiasi.

Paling akhir, dia mengomentari keputusan Tontowi Ahmad berhenti dari dunia bulu tangkis karena merasa tak dihargai.

Tontowi, yang pernah menyabet medali emas di Olimpiade Rio 2016, gantung raket karena merasa tak dihargai dengan mendapat status magang di pelatnas.

Baca juga: Taufik Hidayat: Jika Dilahirkan Kembali, Saya Pilih Sekolah

Melihat kejadian tersebut, Taufik Hidayat muncul dengan komentar pedas.

"Sang juara dan harus keluar dari dunia bulu tangkis, juara olimpiade ganda campuran satu-satunya di Indonesia dan harus keluar dengan status magang?" tulis Taufik di kolom komentar unggahan Tontowi.

"Apa kabar atlet yang gak punya gelar kayak Tontowi ya? Sabar-sabar ya Tontowi, memang risiko jadi atlet begitu."

"Semangat terus ya. Semua orang tahu bahwa kamu juara olimpiade. Tapi gak dihargain. Yang penting kamu jadi kebanggan bangsa ini lewat bulu tangkis," tulis dia.

Baca juga: Cerita Taufik Hidayat yang Ingin Berkhianat pada Negara Indonesia

"Apa anak kamu mau jadi atlet bulu tangkis nantinya, om Tontowi?" tanya dia sembari tertawa.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X