Hendra Setiawan Kenang Momen Sulit dalam Karier Bulu Tangkis

Kompas.com - 31/05/2020, 08:40 WIB
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melawan wakil Taiwan, Lee Yang/Wang Chi Lin saat pertandingan babak perempat final Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (17/1/2020). Ahsan/Hendra menang atas Lee/Wang (Taiwan) dalam tiga gim dengan skor 9-21, 21-15, 21-19 dalam tempo 44 menit. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melawan wakil Taiwan, Lee Yang/Wang Chi Lin saat pertandingan babak perempat final Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (17/1/2020). Ahsan/Hendra menang atas Lee/Wang (Taiwan) dalam tiga gim dengan skor 9-21, 21-15, 21-19 dalam tempo 44 menit.
|

KOMPAS.com - Salah satu pebulu tangkis ganda putra terbaik Indonesia, Hendra Setiawan, mengungkap beberapa momen sulit dalam kariernya di dunia badminton.

Hendra Setiawan lebih kurang telah berkarier selama 25 tahun di dunia bulu tangkis, dengan raihan banyak gelar.

Pebulu tangkis kelahiran 25 Agustus 1984 itu mengawali kariernya di sektor ganda putra berpasangan dengan Markis Kido.

Setelah itu, dia pun berpasangan dengan Mohammad Ahsan pada pengujung 2012.

Baca juga: Eks Tandem Hendra Setiawan Dukung Rencana BAM Datangkan Rexy Mainaky

Terkait perjalana kariernya, Hendra pun menceritakan masa-masa sulit yang dialami selama berpartner dengan kedua pemain tersebut.

"Sama (Markis) Kido dulu sudah di atas terus turun. Itu cukup sulit (untuk bisa bangkit lagi)," tutur Hendra saat melakukan wawancara secara virtual bersama PB PBSI di Instagram live, Sabtu (30/5/2020), seperti dikutip dari Antara.

Saat masih bersama Markis Kido, keduanya pernah mencatatkan sederet prestasi bergengsi, antara lain meraih medali emas Olimpiade 2008 Beijing, Kejuaraan Dunia 2007, serta menduduki posisi pertama ganda putra dunia pada periode September 2007.

Pun demikian saat bersama Mohammad Ahsan, sejumlah gelar juga diraih Hendra.
Keduanya telah mencatatkan tiga gelar juara dunia (2013, 2015, 2019), dua gelar All England (2014, 2019), juara BWF World Tour Finals 2019, dan juara pada sejumlah turnamen world tour dan super series.

Baca juga: Kilas Balik 2019, Hendra Setiawan Jadi Pebulu Tangkis Tertua yang Juara Dunia

Mereka kini juga masih bertahan di posisi peringkat kedua dunia BWF.

Namun, perjalanan meraih berbagai gelar tersebut tak selalu mulus.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X