Penundaan Olimpiade Tokyo "Ganggu" Rencana Pernikahan Greysia Polii

Kompas.com - 21/05/2020, 10:40 WIB
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu bertanding melawan ganda putri Denmark, Maiken Fruergaard dan Sara Thygesen pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Greysia - Apriyani juara ganda putri setelah menang 18-21, 21-11, dan 23-21. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOGanda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu bertanding melawan ganda putri Denmark, Maiken Fruergaard dan Sara Thygesen pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Greysia - Apriyani juara ganda putri setelah menang 18-21, 21-11, dan 23-21.
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Penundaan Olimpiade Tokyo 2020 akibat pandemi Covid-19 ke tahun 2021 mengganggu sejumlah rencana pribadi yang sudah dirancang para atlet, termasuk di dalamnya rencana pernikahan.

Hal itu diakui oleh pebulu tangkis putri Indonesia, Greysia Polii.

Greysia sebetulnya punya rencana menikah setelah tahun 2020.

Namun, karena Olimpiade Tokyo ditunda ke tahun 2021, dia pun harus menunda rencananya tersebut.

Baca juga: Ketika BWF Posting Nyanyian Greysia Polii Bawakan Lagu Green Day...

Pasalnya, Olimpiade Tokyo menjadi target utama Greysia bersama pasangannya di nomor ganda putri, Apriyani Rahayu.

Keduanya bakal disibukkan berbagai program latihan khusus yang sudah disiapkan jajaran pelatnas PBSI demi mengejar target penampilan di pesta olahraga akbar tersebut.

"Memang setelah 2020, rencana pribadi untuk menikah ada, tetapi kapannya itu tunggu lagi," kata Greysia dikutip dari Antaranews, dalam wawancara virtual via Instagram live bersama PB PBSI, Rabu (20/5/2020).

Greysia tak mengelak bahwa dia sebetulnya ingin segera menikah dan berkeluarga, apalagi dia sudah bertunangan dengan kekasihnya, Felix Djimin, pada 2018 lalu.

Baca juga: Cara Greysia Polii Obati Kerinduan pada Keluarga

Tak hanya itu, pebulu tangkis yang sudah menginjak usia kepala tiga itu juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah sering berdiskusi dengan pelatihnya, Eng Hian, atau yang kerap disapa Koh Didi, soal regenerasi pebulu tangkis ganda putri.

"Saya sudah sering ngobrol sama Koh Didi, bisa enggak tongkat estafet ini diteruskan ke yang lainnya. Saya melihat mereka, bukan hanya Apri, melainkan saya juga lihat adik-adik yang lain," tuturnya.

Greysia Polii merupakan salah satu pemain senior di pelatnas.

Ia bergabung di tim nasional Indonesia sejak 2003 silam.

Pebulu tangkis 32 tahun itu juga sudah dua kali tampil di Olimpiade, yakni pada 2012 dan 2016 dengan pasangan yang berbeda-beda.

Sebelum dipasangkan dengan Apriyani, Greysia sudah berpartner dengan tiga pemain, yakni Jo Novita, Meiliana Jauhari, dan Nitya Krishinda Maheswari.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X