Resmi Gantung Raket, Tontowi Ahmad Bicara soal Puncak Prestasi

Kompas.com - 18/05/2020, 16:58 WIB
Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, bertanding melawan ganda campuran Malaysia, Peng Soon Chan dan Liu Yin Goh pada pertandngan semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (26/1/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOGanda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, bertanding melawan ganda campuran Malaysia, Peng Soon Chan dan Liu Yin Goh pada pertandngan semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (26/1/2019).

KOMPAS.com - Tontowi Ahmad yang sudah resmi menyatakan pensiun atau gantung raket sebagai pebulu tangkis, menceritakan pengalamanya saat meraih medali emas di Olimpiade Rio 2016.

Pria berusia 32 tahun itu mengungkapkan bahwa meraih medali emas di Olimpiade merupakan puncak prestasinya sebagai atlet bulutangkis.

Tontowi Ahmad berhasil meraih medali emas di turnamen olahraga terbesar di dunia itu saat berpasangan dengan Liliyana Natsir.

Tontowi/Liliyana berhasil berlaga di partai puncak dan mengalahkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, dalam pertandingan dua gim langsung dengan skor 21-14, 21-12.

Baca juga: Tontowi Ahmad Ungkap Alasan Gantung Raket

"Itu merupakan puncak prestasi saya," kata Tontowi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pengorbanan yang saya lakukan untuk mendapatkan gelar itu juga besar," ujar dia.

"Untuk mendapatkan medali emas itu, saya melakukan persiapan terberat dari semua turnamen yang pernah saya ikuti," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Owi itu menjelaskan, perjuangannya lebih rinci untuk mendapatkan medali emas di Olimpiade Rio 2016.

Tontowi mengungkapkan bahwa ia dan Liliyana sempat mengalami gangguan komunikasi sebelum berlaga di Olimpiade.

"Apalagi setelah final Asian Games 2014, tepatnya hampir sepanjang 2015, komunikasi saya dan Ci Butet (Liliyana) jadi sedikit terganggu," ucapnya.

"Sampai akhirnya kami harus bersiap menghadapi Olimpiade, dan perjuangan itu berakhir dengan medali emas," kata Owi lagi.

Baca juga: Tontowi Ahmad Gantung Raket, Susy Susanti Angkat Bicara

Tontowi Ahmad resmi menyatakan pensiun atau gantung raket sebagai pebulu tangkis pada Senin (18/5/2020) pagi WIB, melalui unggahan di akun Instagram miliknya.

Setelah itu, Tontowi langsung mengirimkan surat pengunduran diri dari pelatnas kepada Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Senin.

Tontowi Ahmad juga menjelaskan alasannya pensiun sebagai pebulu tangkis. Ia mengaku  bahwa keluarga dan faktor usia menjadi alasannya gantung raket.


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penembak Indonesia Vidya Rafika Petik Pelajaran dari Kekalahan

Penembak Indonesia Vidya Rafika Petik Pelajaran dari Kekalahan

Sports
Ahsan/Hendra Tetap Kalem Usai Libas Wakil Kanada di Olimpiade Tokyo 2020

Ahsan/Hendra Tetap Kalem Usai Libas Wakil Kanada di Olimpiade Tokyo 2020

Badminton
Dada Berdetak Kencang Lalu Berlinang Air Mata Melihat Kesuksesan Windy Cantika

Dada Berdetak Kencang Lalu Berlinang Air Mata Melihat Kesuksesan Windy Cantika

Olahraga
Olimpiade Tokyo 2020 - Jonatan Christie Persembahkan Kemenangan untuk Mendiang Sang Kakak

Olimpiade Tokyo 2020 - Jonatan Christie Persembahkan Kemenangan untuk Mendiang Sang Kakak

Badminton
Ole Gunnar Solskjaer Perpanjang Masa Bakti di Man United Hingga 2024

Ole Gunnar Solskjaer Perpanjang Masa Bakti di Man United Hingga 2024

Liga Inggris
Cerita Windy Cantika Lawan Ketegangan Sebelum Raih Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Cerita Windy Cantika Lawan Ketegangan Sebelum Raih Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Sepak Bola dan Olimpiade Tokyo 2020 dengan Segala Kejutannya

Sepak Bola dan Olimpiade Tokyo 2020 dengan Segala Kejutannya

Sports
 Presiden Joko Widodo ke Windy Cantika Sang Pemenang Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020: Selamat!

Presiden Joko Widodo ke Windy Cantika Sang Pemenang Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020: Selamat!

Sports
Pandemi Covid-19, PS Sleman Bantu UMKM

Pandemi Covid-19, PS Sleman Bantu UMKM

Liga Indonesia
Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Ahsan/Hendra Menang Cepat atas Wakil Kanada

Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Ahsan/Hendra Menang Cepat atas Wakil Kanada

Badminton
Olimpiade Tokyo 2020 - Walau Menang, Jonatan Christie Sebut Teknik yang Harus Ditingkatkan

Olimpiade Tokyo 2020 - Walau Menang, Jonatan Christie Sebut Teknik yang Harus Ditingkatkan

Badminton
Manfaat Roll Depan dan Belakang

Manfaat Roll Depan dan Belakang

Sports
Kunci Kebangkitan Praveen/Melati pada Laga Pembuka Olimpiade 2020

Kunci Kebangkitan Praveen/Melati pada Laga Pembuka Olimpiade 2020

Badminton
Kata-kata Pertama Marcus/Kevin Usai Debut Manis di Olimpiade

Kata-kata Pertama Marcus/Kevin Usai Debut Manis di Olimpiade

Badminton
Kisah Atlet-atlet yang Gagal Tampil di Olimpiade Tokyo 2020 karena Kesalahan Administrasi

Kisah Atlet-atlet yang Gagal Tampil di Olimpiade Tokyo 2020 karena Kesalahan Administrasi

Sports
komentar
Close Ads X