Plus Minus Penundaan Olimpiade Tokyo bagi Persiapan Greysia/Apriyani

Kompas.com - 14/05/2020, 20:30 WIB
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu bertanding melawan ganda putri Denmark, Maiken Fruergaard dan Sara Thygesen pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Greysia - Apriyani juara ganda putri setelah menang 18-21, 21-11, dan 23-21. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGGanda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu bertanding melawan ganda putri Denmark, Maiken Fruergaard dan Sara Thygesen pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Greysia - Apriyani juara ganda putri setelah menang 18-21, 21-11, dan 23-21.

KOMPAS.com - Pelatih bulu tangkis ganda putri Indonesia, Eng Hian, mengungkapkan dampak positif dan negatif penundaan Olimpiade Tokyo terhadap persiapan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Seperti yang diketahui, Olimpiade Tokyo yang semula akan digelar tahun ini diundur hingga musim panas 2021 karena wabah virus corona.

Kondisi tersebut dinilai Eng Hian menjadi tantangan baru bagi pasangan yang kini menduduki peringkat kedelapan dunia versi BWF itu.

Dia mengaku harus memberi perhatian lebih terhadap kondisi fisik Greysia Polii, yang dianggap sudah memasuki usia senior.

Pebulu tangkis kelahiran 11 Agustus 1987 itu diharapkan bisa menjaga kondisi dan stamina hingga pelaksanaan Olimpide Tokyo dimulai.

Baca juga: BWF Kemungkinan Teruskan Kualifikasi Olimpiade Tokyo hingga Tahun Depan

Di sisi lain, Eng Hian menilai bahwa penundaan Olimpiade Tokyo bisa memberi waktu lebih untuk mematangkan kesiapan partnernya, Apriyani Rahayu.

"Situasi seperti ini ada plus-minusnya," kata Eng Hian, dikutip dari laman resmi Badminton Indonesia.

"Minusnya adalah saya harus lebih hati-hati dengan penjagaan kondisi fisik Greysia, tetapi positifnya, saya punya waktu lebih untuk mengasah kematangan Apriyani," tutur dia menjelaskan.

Lebih lanjut, Eng Hian mengaku sudah mempersiapkan program khusus untuk Greysia/Apriyani.

Latihan itu dirancang agar Greysia/Apriyani bisa mencapai puncak performa saat tampil di Olimpiade Tokyo.

Baca juga: Kompetisi Rehat, Greysia Polii Tenangkan Diri dan Introspeksi

"Sudah menjadi risiko dengan ditundanya olimpiade, ada pekerjaan rumah untuk menjaga performa Greysia/Apriyani tahun depan," ujarnya.

"Saya sudah mempersiapkan program khusus untuk Greysia/Apriyani, dibantu oleh tim strength and conditioning, tim nutrisi dan dokter PBSI," imbuh Eng Hian.

Sementara itu, selain memperhatikan kesiapan Greysia/Apriyani, Eng Hian juga tidak melupakan kondisi pebulu tangkis muda di skuad ganda putri pelatnas.

"Khusus pemain muda, saat ini saya gunakan waktu yang ada untuk meningkatkan kemampuan-kemampuan dasar lagi, seperti meningkatkan massa otot, meningkatkan daya tahan dan power," ungkap Eng Hian.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X