Pelatnas PBSI Tetap Berjalan dengan Ketentuan Khusus Selama Masa Pandemi Virus Corona

Kompas.com - 09/04/2020, 13:20 WIB
Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon saat melawan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan dalam final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7/2019). Marcus-Kevin keluar sebagai juara setelah menang 21-19, 21-16. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGGanda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon saat melawan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan dalam final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7/2019). Marcus-Kevin keluar sebagai juara setelah menang 21-19, 21-16.

KOMPAS.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia ( PBSI) tetap menempatkan atlet-atletnya di pelatnas Cipayung selama masa pandemi virus corona.

Lebih lanjut, PBSI juga tetap memberlakukan latihan seperti biasa dengan ketentuan khusus yang mengacu pada protokol kesehatan dari pemerintah.

Hal tersebut disampaikan PBSI dalam RDPU (Rapat Dengar Pendapat Umum) dengan Komisi X DPR secara teleconference pada Rabu (8/4/2020).

Melansir Badminton Indonesia, keputusan tersebut diambil PBSI demi menjaga kesehatan dan keselamatan atlet salama masa pandemi virus corona di Indonesia.

Baca juga: Kendala PBSI Andai Indonesia Open 2020 Digelar Tanpa Penonton

Setelah dikaji, PBSI menilai bahwa atlet akan lebih aman jika tetap berada di lingkungan pelatnas yang telah menjadi area karantina tertutup.

PBSI pun menambahkan bahwa asupan makanan dan nutrisi serta menjaga kebugaran para pemain akan lebih terjamin jika tetap berada di pelatnas.

Program latihan di pelatnas selama masa pandemi virus corona dibagi menjadi dua tahap.

Tahap pertama dimulai pada 13 April hingga akhir Mei 2020 dengan latihan berjalan hanya 40 persen dari program biasanya.

Adapun tahap kedua bakal dimulai pada 2 Juni di mana pelatnas akan berjalan normal dengan program intensif untuk peningkatan performa dan persiapan jika turnamen sudah mulai berjalan pada Agustus 2020.

"Pada dasarnya, kesehatan dan keselematan atlet adalah yang utama," kata Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto, dilansir dari Badminton Indonesia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X