Pelatih Ganda Putra India Asal Indonesia Mengundurkan Diri

Kompas.com - 06/04/2020, 22:00 WIB
Pemain ganda putra Hitachi Jepang, Flandy Limpele (kanan)/Tomoki Mitsuhashi, melakukan servis saat menghadapi Tawan Huansuria/Takdanai Boonrawd dari tim Granular Thailand, pada babak penyisihan Djarum Superliga Badminton 2015 di Denpasar, Bali, Minggu (25/1/2015). BADMINTONINDONESIA.ORGPemain ganda putra Hitachi Jepang, Flandy Limpele (kanan)/Tomoki Mitsuhashi, melakukan servis saat menghadapi Tawan Huansuria/Takdanai Boonrawd dari tim Granular Thailand, pada babak penyisihan Djarum Superliga Badminton 2015 di Denpasar, Bali, Minggu (25/1/2015).
Penulis Alsadad Rudi
|

KOMPAS.com - Pelatih ganda putra India asal Indonesia, Flandy Limpele, belum lama ingin mengundurkan diri dari jabatannya.

Flandy Limpele mengajukan mundur pada Maret 2020 karena alasan personal dan keluarga.

Eks pemain ganda putra Indonesia tersebut meletakkan jabatannya sebelum masa kontraknya berakhir, yaitu pada Olimpiade Tokyo 2020.

Flandy Limpele menjadi pelatih asing keempat India yang meninggalkan posisi mereka sebelum kontrak berakhir.

Mundurnya Flandy Limpele membuat ganda putra India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, berharap segera menemukan pelatih baru.

Dikutip BolaSport.com dari India Today, Chirag Shetty berharap penundaan Olimpiade selama satu tahun bisa memberi mereka lebih banyak waktu untuk mencari pelatih baru.

Baca juga: Tunggal Putra Andalan India Manfaatkan Jeda Selama Pandemi Corona untuk Bangkit dari Keterpurukan

Olimpiade Tokyo yang seharusnya berlangsung pada 24 Juli-9 Agustus 2020 mundur ke 23 Juli-8 Agustus 2021 karena pandemi virus corona atau Covid-19.

"Sekarang saya dan Rankireddy bisa mendapatkan waktu lebih banyak untuk mempersiapkan diri. Saya yakin kami akan memperoleh pelatih baru," kata Shetty.

"Kalau Olimpiade berlangsung tahun ini, kami takkan sanggup mendapatkan pelatih baru 3-4 bulan sebelum Olimpiade. Sekarang Asosiasi Bulu Tangkis India bisa membantu kami," tutur dia lagi.

Prestasi Rankireddy/Shetty di bawah arahan Flandy Limpele cukup baik.

Flandy Limpele (kanan) saat masih aktif bermain bersama tandemnya. Eng Hian. Keduanya medali perunggu yang mereka dapatkan pada Olimpiade Athena 2004 di Goudi Olympic Hall, Athena, 20 Agustus 2004. Dalam perebutan medali perunggu, Flandi/Eng Hian mengalahkan Jens Eriksen/Martin Lundgaard (Denmark), 15-13, 15-7.AFP/GOH CHAI HIN Flandy Limpele (kanan) saat masih aktif bermain bersama tandemnya. Eng Hian. Keduanya medali perunggu yang mereka dapatkan pada Olimpiade Athena 2004 di Goudi Olympic Hall, Athena, 20 Agustus 2004. Dalam perebutan medali perunggu, Flandi/Eng Hian mengalahkan Jens Eriksen/Martin Lundgaard (Denmark), 15-13, 15-7.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X