Senin, Warga Marunda Diminta Waspada Banjir Air Pasang
Banjir rob mengenangi wilayah Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (30/11). Banjir yang mencapai ketinggian hingga paha orang dewasa tersebut mengakibatkan ratusan rumah terendam.
Sabtu, 10 Januari 2009 | 07:43 WIB

JAKARTA, SABTU — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperkirakan pasang air laut akan mencapai puncaknya, Senin (12/1). Warga diimbau waspada karena banjir air pasang (rob) bakal menggenangi sebagian permukiman di Marunda, Jakarta Utara, dan sekitarnya.

”Seperti biasa, pasang laut terjadi setiap bulan baru dan bulan purnama. Senin nanti dipastikan purnama penuh. Selama beberapa hari sepanjang pekan ini, pasang air laut akan mencapai titik tertinggi,” kata Kukuh Ribudiyanto, Kepala Subbidang Informasi Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jumat.

Kukuh menegaskan, rob diperkirakan mulai merambah kawasan permukiman pada Sabtu (10/1) dan mencapai puncaknya, mungkin sampai setinggi 1 meter, pada Senin (12/1). Rob mulai menurun pada hari Selasa (13/1) dan Rabu (14/1).

Gelombang pasang ini kemungkinan akan kembali menggenangi sebagian permukiman di dekat pantai Jakarta Utara, Bekasi, dan Tangerang. Genangan rob akan tinggi dan luas jika gelombang laut yang dipengaruhi arah embusan angin di samudera juga tinggi dan intensitas hujan meningkat.

Kukuh mengatakan, saat ini cuaca di Jakarta cukup baik. Pantauan BMKG, gelombang laut di perairan antara Kepulauan Seribu dan Jakarta relatif normal di bawah 1 meter. Walau mulai sering turun hujan, masih dalam kategori intensitas sedang.

Meski didukung cuaca bersahabat, pasang laut diperkirakan tetap akan menyulitkan pemukim yang berdekatan dengan pantai. Hal ini disebabkan penyelesaian pembangunan tanggul untuk mengatasi rob di Jakarta Utara tergantung dari APBD 2009 yang masih dalam proses penetapan.

Gelombang laut

Selain air pasang yang menghantui sebagian warga Jakarta, BMKG juga mengingatkan masyarakat agar waspada karena mulai Sabtu ini terjadi gelombang laut yang cukup tinggi di beberapa wilayah Indonesia. Gelombang laut setinggi 2-3 meter bakal terjadi di Selat Sunda bagian barat daya dan Laut Jawa bagian barat dan tengah, termasuk sebagian perairan di Jakarta hingga Banten dan Ujung Kulon.

Kukuh mengingatkan nelayan dan operator kapal penumpang maupun barang agar berhati-hati. Namun, akan lebih baik jika aktivitas di laut tersebut dihentikan untuk sementara waktu.

BMKG juga mengumumkan bahwa hujan sudah mulai rutin mengguyur kawasan Jabodetabek akhir pekan ini. Pada awal Januari, massa udara sempat bergeser ke utara mendekati khatulistiwa. Akibatnya, konsentrasi hujan terjadi di luar Jawa, seperti di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Namun, mulai Sabtu ini daerah konvergensi terjadi di sekitar Laut Jawa hingga Nusa Tenggara. Daerah konvergensi adalah daerah pertemuan angin. Di daerah ini, kecepatan angin melambat sehingga awan tumbuh secara intensif. Akibatnya, peluang turunnya hujan di Pulau Jawa pun meningkat, termasuk di daerah sekitarnya.

Diperkirakan, puncak musim hujan di Jabodetabek bakal terjadi pada akhir Januari hingga Februari.



Sumber : Kompas Cetak
Share on Facebook
Nilai 4 A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
87