MUI Kembali Kutuk Agresi Israel
Rabu, 7 Januari 2009 | 13:25 WIB

JAKARTA, RABU — Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Ma'ruf Amien mengatakan, agresi Israel terhadap Palestina sudah berlangsung lebih dari 10 hari dan korban terus berjatuhan, tetapi belum ada usaha dan tanda-tanda akan dihentikannya serangan itu, dan belum ada usaha Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menghentikan agresi itu.

"Kita perlu memberi pelajaran terhadap keangkuhan Israel dan Amerika Serikat, bahkan perlu melakukan boikot terhadap produk Amerika dan Yahudi. Kalau perlu pemutusan hubungan diplomatik dengan Amerika, kalau terus ada standar ganda," ujar Ma'ruf di Jakarta, Rabu (7/1).

Menurut Ma'ruf, pernyataan MUI ini merupakan pernyataan kedua. Pasalnya, serangan Israel telah menimbulkan jatuhnya ratusan korban dari rakyat yang tidak berdosa. "Katanya ingin damai kok membunuh, dan itu dibiarkan Amerika dan PBB. Ini membangun dendam baru. Harus ada yang diperbaiki dalam tata pergaulan dunia," ujarnya.


MAM
Share on Facebook
Nilai 5 A A A
Ada 7 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
teratai @ Rabu, 21 Januari 2009 | 18:07 WIB
Org Indonesia selalu salahin Amerika....kyknya sirik aja dgn keberhasilan Amerika. Produk Amerika mo diboikot di Indonesia, buat Amerika sendiri ga ngaruh tuh, emang ga pake produk Amerika cuman Indonesia doang ?????
Achmad @ Kamis, 8 Januari 2009 | 13:43 WIB
Hebat eui boikot produk AS, berarti nggak boleh pake komputer, bank nggak pake komputer, instansi pemerintah nggak pake komputer, wah hebat sekali ya, ekonomi pasti .......
rion @ Kamis, 8 Januari 2009 | 11:33 WIB
gtu ja kok repot,mendingan qta berdoa ja,benahi diri dlu baru kritik org laen...org diindonesia byk rakyat miskin terlantar ja g diperhatiin,malah perhatiin palestina,bkn nya g peduli m sesma muslim,tpi ya mbok liat sekeliling qta ja dlu
vian @ Rabu, 7 Januari 2009 | 20:38 WIB
aneh2 d mau diboikot sgala. coba dh kalo ternyata yang diserang tu israel, mungkin ga ada reaksi kyak gini??
S.Ojo Dumeh @ Rabu, 7 Januari 2009 | 14:23 WIB
Pak, kalo mau boikot produk amerika...Indonesia harus bisa buat produk dalam negeri dulu...semua instansi
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
1