Presiden SBY Pilih Kasih kepada Korban Gempa
Penduduk memeriksa reruntuhan sebuah hotel, menyusul gempa bumi yang melanda Manokwari, Papua, Minggu (4/1). Serangkaian gempa bumi kuat pada Minggu dini hari menewaskan sedikitnya tiga orang dan mencederai belasan orang. Aliran listrik terputus dan bangunan-bangunan rusak berat.
Selasa, 6 Januari 2009 | 19:18 WIB

PALU, SELASA — Bupati Buol Amran Natalipu dan mantan Direktur Eksekutif Persatuan Bantuan Hukum Rakyat Sulawesi Tengah Muammar A Koloi menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pilih kasih dalam menangani korban gempa. SBY lebih mementingkan pencitraan diri di luar negeri dalam menanggapi bencana Monokawari, Papua Barat.   

Ketimbang gempa Buol, Gorontalo, dan Toli-Toli November lalu yang skala dan kerusakannya lebih besar, Presiden jauh lebih tanggap memerhatikan bencana di Manokwari dengan langsung mengirim empat menteri dan bantuan, kata Amran Natalipu, Selasa (6/1) .  

Amran dan Muammar mengungkapkan, hingga lebih sebulan gempa Buol yang menyebabkan 1.500 rumah rusak, perwakilan pusat yang datang dari Kementrian PU hanya staf di bawah dirjen. Tak satu pun menteri yang berkunjung.

Senin lalu, atau cuma selang sehari setelah gempa di Manokwari, empat menteri tiba dengan membawa bantuan bahan makanan, obat-obatan, peralatan saat darurat, dan sejumlah uang tunai untuk para korban. Mereka adalah Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri Perhubungan Jusman Safeii Djamal, ditambah Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana Syamsul Maarif.

Amran dan Muammar mengingatkan, Manokwari dan Buol sama-sama bagian dari NKRI dan sama-sama warga Indonesia. Anehnya, bencana di Manokwari jauh lebih diperhatikan. "Asas keadilan seperti diabaikan,'' katanya.

 


Reny Sri Ayu Taslim
Share on Facebook
Nilai 5 A A A
Ada 6 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
John @ Selasa, 13 Januari 2009 | 19:59 WIB
Sebagai seorang pemimpin, harusnya Bupati tidak asal ngomong dan menuduh. Tapi koreksi diri kenapa "kurang diperhatikan" . Tks
cihuy @ Rabu, 7 Januari 2009 | 15:09 WIB
Apakah mrk yang menilai SBY tidak adil sudah memberikan kontribusi yang besar dalam menangani korban gempa di wilayahnya??? tu bupati dari partai mana???
cahyo @ Selasa, 6 Januari 2009 | 22:59 WIB
ada lagi 1 yg dianggap lebih penting sama pemerintah yaitu konflik israel-palestina.
love @ Selasa, 6 Januari 2009 | 20:38 WIB
Pak Bupati tidak usah iri di dunia ini tidak ada yang gratis termasuk dalam memberikan bantuan. Semua ada "take and give" tahu! gitu aja gak tahu.......
awang @ Selasa, 6 Januari 2009 | 20:35 WIB
ya iyalah sekarang kan lagi masa kampanye ya semua politkus termasuk Pak Presiden pada cari "citra"........ Sperti FFI saja pada rebut "citra"
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
6