Investasi Korsel untuk Teknologi Hijau
Pemandangan Teluk Suyeong di Busan, Korea Selatan, Jumat (11/4). Kawasan ini, yang terkenal bagi turis wisata laut, tahun depan akan dikembangkan lagi menjadi pusat keuangan swasta. Busan adalah kota terbesar kedua dan kota pelabuhan terbesar di Korea Selatan.
Selasa, 6 Januari 2009 | 12:13 WIB

SEOUL, SELASA — Pemerintah Korea Selatan akan berinvestasi sebesar 38 miliar dollar AS untuk empat tahun ke depan melalui pembangunan ramah lingkungan. Program itu bertajuk "Green New Deals". Presiden Lee Myung Bak mengatakan hal itu pada Selasa (6/1). Program tersebut juga bertujuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan merangsang pertumbuhan ekonomi. 

Lebih lanjut, program tersebut meliputi 36 proyek termasuk pembangunan jaringan lintasan sepeda senilai 11 triliun won serta pembangunan "Green Homes" untuk penghematan energi dengan menggunakan gas dari sampah. Pemerintah juga bakal mengembangkan teknologi kendaraan hibrida.

Presiden Myung Bak menambahkan, program tersebut juga menyertakan dana 50 triliun won untuk penciptaan 960.000 lapangan kerja.

Menurut catatan Bank Sentral Korsel, fasilitas investasi saat krisis global kini akan jatuh 3,8 persen tahun ini. Penurunan merupakan lanjutan dari kontraksi pertumbuhan 0,2 persen pada 2008. Angka pengangguran di Korsel naik 3,1 persen hingga November tahun lalu karena tiga persen perusahaan di Negeri Ginseng tak ingin melakukan perekrutan karyawan. (AFP)


XVD
Sumber : AFP
Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
16