Megawati Mulai Safari ke Indonesia Timur
Megawati Soekarnoputri
Senin, 5 Januari 2009 | 22:56 WIB

MAKASSAR, SENIN — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, akan melakukan kunjungan ke sejumlah daerah di kawasan Indonesia timur. Lawatan itu diberi nama "Silaturrahim dan Tali Kasih Mama Megawati Sukarnoputri dengan Masyarakat Timur Indonesia".

Fungsionaris PDI-P Sulawesi Selatan, Ferry Latuperissa, di Makassar, Senin (5/1), mengatakan, selain Makassar, calon presiden usungan partai berlambang banteng moncong putih itu juga akan mengunjungi Manado, Papua Barat, Ambon, dan Kupang, mulai Selasa hingga Jumat.

Dalam kunjungannnya ke Makassar, Megawati dijadwalkan bertemu dengan sekitar 100  orang tokoh agama Hindu, Buddha, Kristen, dan pemimpin-pemimpin gereja se-Sulsel di VVIP Room Bandara Sultan Hasanuddin pada Selasa siang. Kunjungan Mega dilanjutkan ke Masjid Agung Kabupaten Maros, Sulsel, untuk menemui 200 tokoh agama Islam, anggota-anggota majelis taklim, dan jemaah Khalwatiyah.

"Setelah kegiatan itu, Ibu Mega akan meneruskan perjalanannya ke Manado dan daerah lain untuk merayakan Natal bersama masyarakat di sana," katanya.

Terkait dengan dugaan bahwa kunjungan ini bernuansa politis, Ferry menampiknya dan mengatakan bahwa safari tersebut sama sekali tidak terkait dengan upaya Mega mendapatkan simpati rakyat menjelang Pemilu 2009. Dikatakannya, kunjungan itu bersifat biasa dan hanya untuk memenuhi janji Mega mengunjungi daerah-daerah di kawasan timur Indonesia yang diucapkannya beberapa bulan lalu.

Kendati begitu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Maros melakukan pemantauan pada kunjungan Mega itu. Panwaslu akan melakukan pengawasan jika saja pihak Mega melakukan kampanye terselubung di lokasi Masjid Agung. Sesuai ketentuan pemilu, tidak boleh melakukan kampanye di rumah ibadah, kantor pemerintah, dan gedung-gedung sekolah.


WAH
Sumber : Antara
Share on Facebook
Nilai 4 A A A
Ada 13 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
aris tan @ Rabu, 7 Januari 2009 | 09:40 WIB
maju trus mbak mega selama 3 thn gak bisa dilihat hasilya, rakyat kita itu suka coba2 hasilnya janji2 tdk ditepati dan sembako selangit,
dewi aneria@ @ Rabu, 7 Januari 2009 | 01:20 WIB
Sebenarnya orang yang disekeliling anda yang memaksakan untuk jadi Presiden. Walaupun 2009 mbak Mega akan kalah jadi presiden, tetapi orang disekeliling Mbak Mega yang akan menang jadi Caleg di DPR atau DPRD.
jackie @ Rabu, 7 Januari 2009 | 00:25 WIB
iya sihh saya setuju pendapat sdr zentua simbolon...sudah tahu kinerjanya dan kapasitasnya...dan yg aneh kok kenapa masyarakat meng agung2kanya beliau, apa sih yang menjadi kriterianya ibu mega,kadang saya ketawa sendiri kalo beliau di wawacari apalagi kalo sudah mengatakan MERDEKA..MERDEKA!!bukan zamanya lagi dengan modal patriotisme dan nasionalisme(kaya zaman bpk SOEKARNO dulu ) rakyat sekarang menunggu realita...ekonomi kesejahteraan dan pendidikan juga kesehatan,,,
wong cilik @ Selasa, 6 Januari 2009 | 21:13 WIB
kasihan... pasti dananya habis banyak... tapi kemungkinan jadi presiden sangat kecil....
wong cilik @ @ Selasa, 6 Januari 2009 | 21:04 WIB
Rakyat menghendaki para Capres yang berani berdebat didepan publik, bagaimana caranya memajukan bangsa ini. Bila tidak berani berdebat sesama Capres, sama saja rakyat membeli kucing dalam karung. Ingat rakyat sudah cerdas dan kritis !!.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
1