BANDUNG, SENIN - Pelaksanaan Pemilu tahun 2009 yang berlangsung lancar akan membantu mendorong pemulihan dampak akibat krisis global secara lebih cepat. Bila pemilu tidak menghasilkan kesepakatan, bahkan terkadi konflik atau kerusuhan, pembenahan akan berlangsung lama.
Pakar Bisnis Internasional Universitas Katolik Atma Jaya, A Prasetyantoko di Bandung, Senin (8/12), mengatakan, kondisi yang sama akan terjadi bila pemilihan presiden harus dilakukan hingga dua putaran. Sebaliknya, pemilu yang lancar akan membuat kondisi perekonomian cepat pulih.
"Krisis diperkirakan masih terus berlangsung pada tahun 2009. Cepat atau lambatnya pemulihan kondisi akan bergantung dari pemilu," katanya.
Menurut Prasetyantoko, terdapat tiga langkah yang perlu dilakukan pemerintah yaitu menjaga stabilitas politik, mempertahankan kestabilan nilai tukar dollar AS, dan menyusun paket penyelamatan sektor riil.
"Meski demikian, kita harus tetap optimistis, apalagi pemerintah. Kalau tidak, bagaimana masyarakat bisa optimistis," tambahnya.