Ada 500 Juta Dollar AS Duit Asing ke Pasar Modal
lembaran dollar AS

Jumat, 5 Desember 2008 | 16:40 WIB

JAKARTA, JUMAT - Bank Sentral beberapa pekan ini memantau kegiatan keluar masuk dana asing ke dalam pasar modal. Berdasarkan pantauan Bank Sentral dana asing yang masuk ke pasar modal sebesar 500 juta dollar AS.
    
Peneliti Ekonomi dari Direktorat Kebijakan Moneter Bank Indonesia (BI) Wiwiek Sistowidayat mengatakan, adanya gelombang aliran dana yang masuk ke Indonesia melalui pasar modal begitu deras." Setelah beberapa waktu lalu, dunia dilanda krisis finansial global dari Amerika, sehingga banyaknya dana yang keluar pada waktu terjadinya krisis financial," kata Wiwiek dalam workshop Wartawan Ekonomi dan Moneter bertajuk ’Instrumen Moneter BI & Valuta Asing’, di Bandung, Jumat (4/12).
    
"Sehingga capital inflow sudah mulai terjadi lagi, hal ini terlihat dari surat utang negara (SUN) dan pasar modal," tambahnya.
    
Pasar modal, lanjut Wiwiek, mulai mengalir atau masuknya dana asing yang masuk ke pasar modal. Wiwiek mengatakan, dana asing yang mulai masuk ke dalam pasar modal sebanyak 500 juta dollar AS, sedangkan  dana asing yang masuk ke SUN sekitar 5 juta dollar AS.
    
"Kondisi ini mulai memperlihatkan bahwa perekonomian Indonesia mulai membaik. Dengan kondisi perekonomian kita yang mulai membaik ini membuat investor asing mulai mengalirkan dananya kembali di Indonesia," pungkasnya.
    
Wiwiek menambahkan, dirinya belum tahu para investor tersebut ke depannya, apakah akan kembali menarik keluar dana yang sudah dimasukkan ke pasar modal. "Sebab kita tidak tahu ke depan perekonomian kita meningkat atau tidak," tegasnya.

 


XVD
Sumber : Ant
Share on Facebook
A A A
Ada 6 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Tomz da Romez @ Selasa, 9 Desember 2008 | 08:00 WIB
Buat sdri.Clara lindistya, kira2 menurut anda haram atau halalkah uang yang anda dapatkan itu?? tanyakan pada hati nurani anda dan bertobatlah.Carilah harta disorga yang kekal dan abadi.GBU.
andra @ Selasa, 9 Desember 2008 | 07:54 WIB
Payah dech orang indonesia cuma bisa kritik aja, kerjaannya yg seperti ini belum tentu kamu bisa menjalankan yang ada dipikiran kamu, buktikan pada diri sendiri untuk kesuksesan indonesia jangan cuma menyalahkan dan menyalakan apakah budaya keluarga anda seperti ini. Sekolah dimana anda cuma mengeritik kerjaannya
Nadyalucky Pinola @ Sabtu, 6 Desember 2008 | 05:46 WIB
Apa iya...jangan-jangan ini bagian dari permainan dari orang-orang tertentu yang ingin mengeruk kekayaan secara kasar di pasar modal...? Mungkin juga mau angkat lagi saham BUMI...lalu dijatuhin lagi...berbagai kemungkinan bisa saja terjadi....
Clara Lindistya @ Jumat, 5 Desember 2008 | 23:19 WIB
GW SETUJU DENGAN DERAS...NEGARA INDONESIA ADALAH LAHAN MONEY LOUNDRY BUAT WARGA2 ASING COZ MANTAN BOZZ GW JG DULU MAEN CUCI UANG DENGAN KEDOKNYA PURA2 PUNYA MONEY CHANGER!!!! TP GW IKUT KECIPRATAN MONEY'NA JG SECH...HEHEHEHE..SEDAAPPP LHO DUIT'NA FRIENDS
deras @ Jumat, 5 Desember 2008 | 17:38 WIB
hati-hati, jangan-jangan ada money laundering tuh.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
18