Furnitur untuk Membangun Fokus Ruangan
Penempatan sofa berwarna terang dan bermotif ramai, dapat menjadi fokus utama pada sebuah ruangan. Meski demikian, kesesuaian desain, warna, dan motif sofa patut dipertimbangkan. Salah memadu, ruang jadi tak seru.
Jumat, 5 Desember 2008 | 13:25 WIB

SETIAP orang pasti memiliki kesan tersendiri ketika memasuki sebuah ruangan. Biasanya ketika masuk ke sana, pandangan  akan tertuju pada sebuah atau sekelompok obyek yang kontras. Misalnya, tertuju pada sebuah aksesori yang berwana kontras. Atau, pada sekelompok furnitur yang tampil menonjol pada ruangan tersebut. Dalam dunia tata interior, hal-hal yang menonjol pada sebuah ruang dikenal juga sebagai focal point, atau dikenal juga sebagai focus of interest.

Membangun fokus sebuah ruangan sebetulnya gampang-gampang susah. Fokus ruang dapat lebih mudah dibuat dengan cara menempatkan sebuah unsur yang kontras dengan latar belakangnya. Misalnya, menempatkan set sofa berwarna terang pada sebuah ruang yang dominan warna putih.

Fokus sebuah ruang sebetulnya dapat ditempatkan di sudut mana pun pada sebuah ruangan. Tentu, agar fokus ruang ini dapat dinikmati oleh setiap orang yang masuk ke dalam ruangan, maka fokus ruangan ini sebaiknya ditempatkan pada area yang pertama kali terlihat ketika orang masuk ke dalam ruangan tersebut.

Sebagai contoh, lihat ruang keluarga pada foto di atas. Dinding ruang pada foto itu berwana putih dan keberadaannya dominan. Jika dalam keadaan kosong, tentu ruang ini tak memiliki fokus perhatian. Keberadaan set furnitur berikut aksesori pada ruang dapat mengubahnya.


Anissa

Lokasi: Rumah Ria Pramita, Lebak Bulus, Jakarta Selatan



Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
49