BANDA ACEH, JUMAT — Ribuan siswa terpaksa diliburkan karena gedung sekolah mereka tergenang banjir bandang di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NAD Mohammad Ilyas di Banda Aceh, Jumat, menjelaskan, kegiatan belajar mengajar di dua wilayah itu terpaksa diliburkan karena sekolah mereka tergenang banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
"Sampai hari ini masih ada sekolah yang diliburkan karena masih berlumpur meski sebagian sekolah sudah aktif kembali setelah banjir surut," tuturnya.
Mohammad Ilyas menyatakan, laporan yang diperoleh dari tim pemantau bencana alam banjir Dinas Pendidikan Provinsi NAD menjelaskan, air dan lumpur akibat banjir itu merendam puluhan sekolah dengan ketinggian air antara 30 cm dan 1 meter.
Disebutkan, di Aceh Utara terdapat 23 sekolah dari jenjang pendidikan SD sampai SMU terendam banjir terburuk sepanjang tahun 2008 yang terjadi di wilayah tersebut.
Di Aceh Timur, sedikitnya 21 sekolah tergenang, yang sebagian besar berlokasi di daerah rawan banjir. "Ada beberapa sekolah yang memang telah menjadi langganan banjir tahunan di Aceh Timur," kata Ilyas.