KSAL Jamin Keamanan Bandara Juanda
Gerbang Tambak Sumur, yang merupakan bagian dari ruas Jalan Tol Waru-Juanda di Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, sepanjang 12,8 kilometer, sudah siap untuk dioperasikan, Senin (31/3). Warga sekitar Tambak Sumur memprotes belum dibayarkannya ganti rugi lahan dan terjadinya banjir di permukiman warga akibat pembangunan tol yang merupakan akses menuju Bandara Juanda tersebut.
Jumat, 5 Desember 2008 | 11:35 WIB

SURABAYA, JUMAT - KSAL Laksamana TNI Tedjo Edhi Purdijatno menegaskan, tidak ada kompromi untuk pengamanan Juanda dari ancaman korban lumpur Lapindo yang akan menduduki bandara internasional tersebut.
     
"Bagi TNI AL, kepentingan nasional di atas segalanya. Korban lumpur Lapindo itu orang per orang, sedangkan Bandara Juanda untuk kepentingan nasional," katanya kepada wartawan seusai upacara HUT ke-63 TNI di Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim), Surabaya, Jumat.
     
Ribuan korban lumpur, Kamis (4/12), memblokir jalan dan jembatan di Porong, Sidoarjo, sebagai bentuk protes atas belum dipenuhinya tuntutan agar PT Lapindo Brantas segera melunasi ganti rugi yang tinggal 80 persen. Bahkan mereka mengancam akan menduduki Bandara Juanda.
     
Menurut KSAL, TNI AL yang bertugas mengamankan obyek vital di markas militer, termasuk di dalamnya Bandara Juanda itu, menjamin bahwa fasilitas umum untuk angkutan udara tersebut akan aman.
     
"Berapa pun pasukan yang dibutuhkan untuk pengamanan bandara itu kami siapkan. Pada kondisi seperti apa pun, bandara itu harus tetap beroperasi," kata laksamana berbintang empat yang juga penerbang TNI AL itu.


ABI
Sumber : Ant
Share on Facebook
A A A
Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Evi Rahmawaty @ Jumat, 5 Desember 2008 | 16:27 WIB
Maksud KSAL mungkin Lanud AL, kalau Lanud yang bandara Angkasa Pura baiknya yang ngamanin ya Polri aja Pak. Gak genting2 amat kok.
simpati @ Jumat, 5 Desember 2008 | 14:19 WIB
idih, ksal koq gitu sih. coba seumpama dia yang jadi korban lumpur lapindo. rumahnya tenggelam tanpa dapat ganti rugi yang memadai.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
4