Chivu: Serie-A Penuh Rasisme
Defender Inter Milan, Cristian Chivu, mengeluhkan rasisme di Serie-A.

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/read_view.php

Line Number: 476

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Trying to get property of non-object

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 506

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 506

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Trying to get property of non-object

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 513

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 513

Selasa, 2 Desember 2008 | 03:25 WIB

MILAN, SELASA - Defender Inter Milan, Cristian Chivu mengatakan, Liga Serie-A Italia masih diwarnai banyak rasisme. Sebab itu, dia menyarankan agar para pejabat berwenang segera mengatasinya, agar tak menjadi lebih besar.

Pemain asal Rumania itu mengatakan, dia pernah menjadi korban rasisme di Serie-A. "Kita harus mulai menghindari sikap menyembunyikan masalah ini. Banyak kasus rasisme di Italia," kata Chivu.

"Di setiap stadion, penonton meneriakkan kata-kata rasial kepadaku. Seperti misalnya, 'Kamu gypsy. Jadi tukang batu sajalah.' Namun, sejauh ini aku tak pernah menghiraukannya,' jelas mantan pemain AS Roma ini.

Chivu juga menambahkan, "Saat terburuk ketika aku akan bergabung dengan Inter Milan. Pada sesi latihan yang terbuka buat umum, aku menjadi sasaran cacian rasial. Kadang mudah untuk mengabaikan sorakan itu. Tapi, ketika di stadion banyak penonton melakukan hal itu, situasi menjadi sulit."

"Saya kira, untuk mengawali peperangan terhadap rasisme, kita harus mengakui dulu memang ada masalah seperti ini. Jika tidak, maka Anda tak akan pernah bisa menyingkirkannya," sarannya. (CH4)


HPR
Share on Facebook
Nilai 5 A A A
Ada 4 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
anti juve @ Rabu, 3 Desember 2008 | 23:39 WIB
yang sabar aja mister,masih untung ga main di ISL.parah bgt,bisa suap-menyuap dan hukuman bs dirubah.dsini smua ada,mau pukul-pukulan?ADA.mau suap-suapan?ADA.apalagi rasisme?ADA......
interisti @ Rabu, 3 Desember 2008 | 00:16 WIB
hahahahhaa bener bgt anda chivu lovers,yang penting halal,daripada jadi kasus moggiopoli,hhahhahaha.. forza inter..
comeandkillme @ Selasa, 2 Desember 2008 | 23:53 WIB
liga itali = liga rasis masih mending liga djarum super, gk ada rasis2an, malah pemaennya hampir bukan ras indonesia,hahahaha
chivu lovers @ Selasa, 2 Desember 2008 | 08:32 WIB
gak apa2 koq dibilang tukang batu, yang penting itu halal, daripada tukang suap wasit( juve
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
126