Severity: Warning
Message: Invalid argument supplied for foreach()
Filename: views/read_view.php
Line Number: 476
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: views/read_view.php
Line Number: 506
Severity: Warning
Message: Invalid argument supplied for foreach()
Filename: views/read_view.php
Line Number: 506
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: views/read_view.php
Line Number: 513
Severity: Warning
Message: Invalid argument supplied for foreach()
Filename: views/read_view.php
Line Number: 513
MILAN, SELASA - Defender Inter Milan, Cristian Chivu mengatakan, Liga Serie-A Italia masih diwarnai banyak rasisme. Sebab itu, dia menyarankan agar para pejabat berwenang segera mengatasinya, agar tak menjadi lebih besar.
Pemain asal Rumania itu mengatakan, dia pernah menjadi korban rasisme di Serie-A. "Kita harus mulai menghindari sikap menyembunyikan masalah ini. Banyak kasus rasisme di Italia," kata Chivu.
"Di setiap stadion, penonton meneriakkan kata-kata rasial kepadaku. Seperti misalnya, 'Kamu gypsy. Jadi tukang batu sajalah.' Namun, sejauh ini aku tak pernah menghiraukannya,' jelas mantan pemain AS Roma ini.
Chivu juga menambahkan, "Saat terburuk ketika aku akan bergabung dengan Inter Milan. Pada sesi latihan yang terbuka buat umum, aku menjadi sasaran cacian rasial. Kadang mudah untuk mengabaikan sorakan itu. Tapi, ketika di stadion banyak penonton melakukan hal itu, situasi menjadi sulit."
"Saya kira, untuk mengawali peperangan terhadap rasisme, kita harus mengakui dulu memang ada masalah seperti ini. Jika tidak, maka Anda tak akan pernah bisa menyingkirkannya," sarannya. (CH4)