PKS Khawatirkan Teror Mumbai Pengaruhi Citra Islam
Situasi kota Mumbai kacau-balau menyusul serangan teroris, Kamis (27/11).
Sabtu, 29 November 2008 | 21:34 WIB

JAKARTA, SABTU - Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera di DPR RI, Mutammimul Ula, di Jakarta, Sabtu, menyatakan, pihaknya mengkhawatirkan aksi teroris di Mumbai, India yang menewaskan lebih 100 orang bisa mempengaruhi citra Islam.

"Apalagi, serangan teroris itu, yang menurut khabar terbaru menewaskan 130-an orang dan 300-an lainnya luka-luka, dilakukan kelompok tak dikenal dengan menamakan diri `Deccan Mujahadeen`, yang nota bene berbau Islam," ujarnya. Dari kondisi ini, menurutnya, publik bisa memandang Islam masih identik dengan terorisme.

Namun yang pasti, lanjutnya, aksi teror di Mumbai, India, itu juga juga menandakan, tindakan terorisme internasional tidak meredup.
"Malahan, intensitas maupun kualitas terorisme semakin meningkat," tambahnya. Mutammimul Ula atasnama fraksinya mengungkapkan simpati dan dukacita mendalam untuk India.

"Karena sejak beberapa bulan lalu, India berkali-kali dijadikan sasaran aksi terori kelompok pemberontak dan ekstrimis," ungkapnya. Terakhir, ujarnya, terjadinya rentetan ledakan di Timur Laut India yang menewaskan 50 orang, dilakukan kelompok separatis.

"Pertengahan September lalu juga sedikitnya 20 orang tewas akibat rentetan bom di New Delhi. Karenanya, dengan adanya aksi teror Mumbai yang menewaskan ratusan korban jiwa itu, sekali lagi prihatin dan menyatakan dukacita mendalam," kata Mutammimul.


ABD
Sumber : Antara
Share on Facebook
A A A
Ada 17 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
sambel @ Senin, 8 Desember 2008 | 22:25 WIB
Teroris itu adalah pengecut yang sengaja menyerang sipil,lain dlm.perang kurban sipil karena yg. perang sembunyi ditempat sipil,Ke pengecutan ini menjadi andalan ideologi yang selalu meneriakan nama Allah,karena kalau perang dgn. yg. sama2 bawa senjata takut,beraninya kalau perang di bedroom.semua juga tahu.
Hery @ Rabu, 3 Desember 2008 | 14:13 WIB
Indonesia khan juaranya nomer 1 kalo soal comment... omong doang !
koko @ Senin, 1 Desember 2008 | 17:34 WIB
lain di mulut lain dihati..... ah sudah biasa, paling mensyukuri.
Zule @ Senin, 1 Desember 2008 | 11:27 WIB
PKS nggak ngerti tata negara dan strategi makro
Rais @ Senin, 1 Desember 2008 | 10:30 WIB
PKS Sok Tahu!
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
1