Mayat Sandera Diangkat, 6 Bom Meledak di Pusat Yahudi
Seorang korban cidera bersembunyi di balik sebuah tembok seusai serangan teroris di sebuah stasiun kereta api
Video
Sabtu, 29 November 2008 | 09:52 WIB

MUMBAI,SABTU-Enam suara ledakan terdengar dari Pusat Yahudi, Nariman House, di Mumbai, Sabtu (29/11) pagi, beberapa jam setelah pasukan keamanan mengumumkan berakhirnya operasi terhadap penyerang bersenjata di dalam bangunan tersebut.

Pada Jumat malam, operasi di Nariman Houses secara resmi dinyatakan berakhir dan setelah tewasnya kedua pelaku serangan. Namun, gerilyawan menyembunyikan bom di bawah beberapa mayat sandera. Ketika polisi mengangkat mayat itu, bom tersebut meledak, demikian laporan NDTV.

Pasukan keamanan menguasai hotel bintang lima Trident Oberoi dan Nariman House, Jumat malam, tapi beberapa pria bersenjata masih bersembunyi di dalam Hotel Taj Mahal.

Baku-tembak sporadis masih terjadi sepanjang Jumat malam hingga Sabtu pagi, saat personil pasukan komando memerangi gerilyawan yang bersembunyi di dalam Hotel Taj Mahal.

Sedikitnya tiga penyerang bersenjata diduga bersembunyi di dalam hotel mewah tersebut, kata seorang pejabat tinggi sebagaimana dikutip IANS, Sabtu pagi. Pejabat itu mengatakan ia menduga pengepungan berakhir pada pagi hari.

Di Nariman House, kompleks permukiman yang menampung aula bagi kegiatan keamanan, personil pasukan komando diturunkan dari helikopter dalam operasi pertama. Dua gerilyawan tewas tapi itu terjadi setelah mereka membunuh lima sandera.

Ketika Hotel Trident Oberoi dibersihkan dari gerilyawan, Jumat sore, sebanyak 30 sandera ditemukan tewas di hotel tersebut, sehingga jumlah korban jiwa dalam serangan teror terburuk di India naik jadi 160, termasuk 16 personil keamanan, demikian laporan Press Trust of India.

Tetapi Direktur Jenderal Penjaga Keamanan Nasional India (NSG) J.K. Dutt mengatakan kepada stasiun televisi lokal bahwa sedikitnya 154 orang tewas dan 327 orang lagi cedera dalam peristiwa di Mumbai mulai Rabu.

Pada Rabu malam, sekelompok penyerang bersenjata melancarkan serangan bom terhadap 10 tempat terkenal di Mumbai, pusat finansial India, dan sejak itu telah terlibat baku-tembak dengan pasukan keamanan.

Seorang wartawan AFP di tempat kejadian mengatakan suara tembakan dan ledakan terdengar dari dalam bangunan itu tak lama setelah pukul 04:00 waktu setempat Sabtu (05:30 WIB), beberapa jam setelah keadaan relatif tenang.

Beberapa sumber militer sebelumnya mengatakan personil pasukan komando memerangi sebanyak tiga penyerang bersenjata di dalam hotel Taj Mahal. Dutt juga mengatakan ia berharap operasi untuk membersihkan bangunan tersebut dapat diselesaikan sebelum fajar, Sabtu.


ONO
Sumber : AP
Share on Facebook
Nilai 3.14 A A A
Ada 11 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Dedy @ Minggu, 30 November 2008 | 07:08 WIB
Semoga itu tak terjadi di Indonesia
joker @ Minggu, 30 November 2008 | 00:18 WIB
Well,..kalau cara berpikirnya pendek and egoism nya lebih besar dari pada ideologinya, jadinya begini.. Rasa kemanusiaan akan di tutup dengan kebodohan dan kebenaran sepihak..! Get a life OK..!!
mrx @ Sabtu, 29 November 2008 | 21:37 WIB
wah keren! kayak games counter strike, gw mau jadi terorisnya ah ...
mrx @ Sabtu, 29 November 2008 | 21:37 WIB
wah keren! kayak games counter strike, gw mau jadi terorisnya ah ...
Salim bawane @ Sabtu, 29 November 2008 | 18:22 WIB
Jangan lupa anak anak kecil yang terlepas dari serangan di bab hind yang masih menyimpan dendam karena orang tua dan keluarganya yg dibunuh secara keji dan dibakar secara tidak perikemanusiaan. Apakah ini balasan mereka ?
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
25