JAKARTA, JUMAT - Semenjak menempati lokasi baru di Blok I lantai 4 Pasar Senen, Jakarta Pusat, omzet penjualan pedagang buku eks kwitang turun drastis. Sejumlah pedagang mengeluh karena omzet penjualannya jauh menurun dibanding saat berjualan di lokasi sebelumnya, di Jalan Raya Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.
"Sampai saat ini, omzet kami belum normal. Penurunannya sangat signifikan. Sebab, banyak pelanggan lama yang tidak tahu lokasi baru di sini," ungkap Koordinator Pedagang Buku Senen, Gabi Perlindungan, Jumat (21/11).
Gabi, koordinator pedagang yang baru terpilih, mengatakan, belum normalnya penjualan buku dilokasi baru tersebut disebabkan kurangnya promosi. Selain itu diperparah karena saat ini belum memasuki semester baru tahun ajaran.
"Ketika penggusuran dulu, waktunya bertepatan dengan liburan tahun ajaran baru. Biasanya, pendapatan pedagang meningkat saat itu. Kami melewatkan momen tersebut akibat penertiban," ungkapnya.
Oleh karenanya, ia berharap Pemerintah Kota administrasi (Pemkot) Jakarta Pusat yang telah merelokasi pedagang dari kawasan Kwitang ke Pasar Senen bertanggungjawab membantu promosi agar omzet pedagang kembali normal.
Gabi menuturkan, pihaknya tengah berupaya membentuk sebuah koperasi yang akan dijadikan sebagai badan hukum yang nantinya juga menjadi wadah bagi para pedagang. "Pembentukan koperasi hampir selesai. Saat ini, sedang proses legalitas oleh notaris," ujarnya.