JAKARTA, JUMAT - Keluarga calon haji ONH plus yang sempat terlantar di Bandar udara Kuala Lumpur, Sepang, Selangor Malaysia masih mengkhawatirkan kepulangan keluarga mereka. Hingga kini belum ada keterangan mengenai rincian teknis kepulangan para jemaah itu ke Indonesia.
Kelik Er, salah satu putra dari jemaah haji ONH plus Yenri Purwoto dan Kholwati dari Purwokerto, Jawa Tengah, ketika dihubungi Kompas, Jumat (21/11) sore mengatakan belum ada kabar dari orangtua mereka atau dari pihak agen penyelenggara haji yakni PT Amalia Nur Karoma mengenai tiket dan atau maskapai apa yang nantinya akan digunakan orangtuanya pulang ke tanah air. "Penyelenggara ketika itu hanya mengatakan bahwa masalah kepulangan akan diusahakan segera setelah para jemaah sudah berada di tanah suci," ujarnya.
Tetapi hingga Jumat sore, ketika para jemaah sudah tiba di hotel belum juga ada kepastian mengenai kepulangan mereka. Kelik hanya mengetahui bahwa orangtuanya akan pulang pada 10-11 Desember mendatang.
"Melihat kondisi orangtua saya yang sempat terlantar ketika berangkat, saya khawatir proses kepulangan pun belum juga diurus pihak travel," katanya.
Kelik pun menyesalkan sikap pengelola travel yang tidak memberi kabar keluarga calon haji ketika orangtuanya terlantar di Kuala Lumpur. Keluarga justru tahu kasus itu dari media massa. Seharusnya, tambahnya, pihak travel bisa memberi kabar sehingga keluarga tidak cemas.
Ketika dikonfirmasi, PT Amalia Nur Karomah belum memberikan informasi mengenai proses pemulangan jemaah. Tetapi menurut Ginanjar para jemaah sudah masuk di Hotel Ajyad Mekkah dan sudah selesai umroh. Pihaknya kini mempersiapkan jemaah untuk menuju Madinah, Minggu (32/11) besok.
Edi Guharjo Komisaris Utama PT Amalia Nur Karoma pun menolak memberi penjelasan lebih lanjut, menurutnya keterangan mengenai para calon haji ONH plus yang terlantar diserahkan kepada Dirjen Haji dan Umroh Departemen Agama.