Banjir Landa Australia, 1 Tewas Hanyut
ilustrasi
Kamis, 20 November 2008 | 13:47 WIB

CANBERRA,KAMIS--Seorang wanita tewas dan pasukan dikerahkan  untuk membantu  ribuan orang setelah badai dan banjir bandang melanda negara bagian Queensland, Australia, beberapa hari setelah topan melanda wilayah tropis itu.

Wanita itu hanyut dibawa air bersama mobilnya  ketika badai yang menyebabkan curah hujan  250 mm melanda ibukota Brisbane dan kota-kota  di barat dalam hanya enam jam , yang memicu polisi mengosongkan  rumah-rumah yang terancam tanah longsor.

"Saya bangun, melihat sekitar saya dan menemukan bahwa tempat tidur saya terdapat air setinggi empat kaki di kamar tidur," kata penduduk Brisbane, Dave Gilbank kepada radio negara bagian itu, Kamis (20/11).

Banjir di beberapa daerah tahun ini adalah yang terburuk sejak tahun 1974, kata Walikota Ipswich,  Paul Pisasale. Paling tidak 31 orang  diselamatkan setelah berusaha menjalankan kendaraan mereka di air yang naik cepat.

Pemerintah nasional Australia menawarkan pasukan tambahan untuk bergabung dengan ratusan tentara yang sudah membantu tim-tim sipil yang bertugas pembersihan, sementara keadaan darurat yang diumumkan akhir pekan lalu diperpanjang.

Badai melanda daerah yang sama Minggu malam , menewaskan seorang pria  dan memporakporandakan  rumah-rumah dan perusahaan-perusahaan tanpa aliran listrik, dan menyebabkan pemerintah nasional dan negara-negara bagian  mengumumkan keadaan darurat.

Ahli senior Biro Cuaca Australia, Geoff Douel  memperkirakan hujan akan turun lagi dalam hari-hari mendatang setelah  melanda banyak daerah Australia timur, termasuk daerah-daerah pertanian  yang dilanda kekeringan di Queensland dan negara bagian New South Wales.

Pemimpin eksekutif Graincorp , Mark Irwin  mengatakan hujan tidak berdampak terlalu banyak pada tanaman gandum di Queensland selatan karena sebagian besar  tanaman sudah dipanen . Cuaca basah di New South Wales utara  membuat pemanenan dilakukan dua minggu sebelum waktunya. Asosiasi industri gula  Canegrowers juga mengatakan hanya ada dampak kecil  karena pemananen itu sudah selesai.

Perusahana energi Energex mengatakan pihaknya sedang bekerja untuk memulihkan kembali aliran telistrik ke sekitar 20.000 pelanggan dari Brisbane  ke  daerah tujuan wisata  Gold Coast.

Polisi mengatakan jalan-jalan di Brisbane  ditutup untuk publik sehingga kendaraan-kendaraan untuk kepentingan darurat mendapat akses yang lebih baik, sementara jalan-jalan lain  dan jalan-jalan raya penting  telah ditutup akibat banjir.

Sebuah jembatan ambruk  di Tallegalla dekat Ipswich, sementara PM negara bagian itu Anna  mengatakan sebuah terowongan bypass  di Brisbane terendam air. "Ini adalah satu bencana yang sangat besar," katanya dilansir Reuters.


ONO
Sumber : Ant
Share on Facebook
A A A
Ada 4 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
iman @ Kamis, 20 November 2008 | 17:57 WIB
turut berduka cita wahai negri sebrang
Beng beng @ Kamis, 20 November 2008 | 14:55 WIB
PR buat INDONESIA untuk WASPADA BANJIR..!!!!!
Budi Wiwaha @ Kamis, 20 November 2008 | 14:38 WIB
Ini adalah bencana buat Australia ! So Help Them God !
tito @ Kamis, 20 November 2008 | 14:35 WIB
kasian buat penduduknya tapi sukurin buat negaranya.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
25