Pemerintah Bahas Gaji Tenaga Asing Pakai Rupiah
Video
Kamis, 20 November 2008 | 13:11 WIB

JAKARTA, KAMIS — Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Soeparno mengatakan, Pemerintah Indonesia bakal membahas soal pembayaran gaji tenaga kerja asing di Indonesia dengan menggunakan rupiah.

Erman mengaku, pihaknya belum bisa memutuskan secara sepihak mengenai pembayaran gaji tenaga kerja asing di Indonesia dengan mewajibkan harus menggunakan rupiah. "Dalam sidang kabinet menteri koordinator ekonomi akan saya bicarakan hal itu," ujar Erman, Kamis (20/11).

Karena itulah dia mengaku belum dapat bicara banyak mengenai hal tersebut. Alasannya, kewajiban membayar tenaga kerja di Indonesia dengan menggunakan rupiah perlu kesepakatan bersama.
 
 

Martina Prianti
Share on Facebook
Nilai 5 A A A
Ada 12 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
anthony @ Senin, 24 November 2008 | 22:03 WIB
saya WNI dan jadi expart di LN tentu saja saya juga bersaing dengan expart dr negara lain. Eh ternyata orang indonesia hebat-hebat di LN. Mhn perusahaan di Indonesia kurangilah pakai expart. pakailah bangsa sendiri banyak kok yang jitu.
Fatur @ Jumat, 21 November 2008 | 15:50 WIB
Kalo bisa transaksi yang masih pake tarif dollar di Indonesia, diganti pake rupiah aja. Biar rupiah tambah kuat....
satu march @ Jumat, 21 November 2008 | 10:42 WIB
walaupun ide itu telat tapi mudah2an bisa di implementasikan ke pekerja asing atau dibalik orang indonesia yg bekerja di perush asing digaji dollar yg nantinya mereka akan membelajakan ke rupiah biar dollar di luar negeri tersedot ke RI sehingga roda perekonomian kita bisa jalan
crossby @ Jumat, 21 November 2008 | 09:32 WIB
bagus,.. memang gak hanya menteri keuangan yg bekerja keras utk memulihkan ekonomi dalam negeri, tetapi menteri2 yg lain juga harus mempunyai ide2 yg bagus dan bekerja sama dgn menkeu mperbaiki ekonomi negara kita ini...
bpanda @ Jumat, 21 November 2008 | 09:32 WIB
La ini kebijakan yang ga populer, mana ada yang mau digaji pakai mata uang yang ga jelas...
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
17