Gen Kanguru Menyerupai Gen Manusia
Ilustrasi: Kanguru saling menyerang.
Selasa, 18 November 2008 | 13:40 WIB

CANBERRA, SELASA — Kanguru Australia secara genetika serupa dengan manusia dan mungkin pertama kali berevolusi di China.

Beberapa ilmuwan Australia, Selasa (18/11), mengatakan, mereka untuk pertama kali telah memetakan kode genetika hewan khas Australia tersebut dan mendapati kebanyakan gen itu serupa dengan gen manusia. Demikian keterangan Centre of Excellence for Kangaroo Genomics, lembaga yang didukung pemerintah.

"Ada sedikit perbedaan, kami memiliki beberapa tambahan ini, kurang dari itu, tapi semuanya adalah gen yang sama dan banyak di antaranya memiliki susunan yang sama," kata Direktur lembaga tersebut Jenny Graves kepada wartawan di Melbourne.

"Kami mulanya mengira semuanya akan tercampur penuh, tetapi ternyata tidak. Ada banyak potongan genome manusia yang berada tepat di dalam genome kanguru," kata Graves, sebagaimana dilaporkan AAP.

Manusia dan kanguru terakhir memiliki nenek moyang yang sama setidaknya 150 juta tahun lalu, demikian temuan para peneliti tersebut, sementara tikus dan manusia berpisah satu sama lain hanya 70 juta tahun lalu.

Kanguru pertama kali berevolusi di China, tapi pindah melewati dataran Amerika ke Australia dan Antartika. "Kanguru adalah sumber informasi yang sangat besar mengenai seperti apa kita 150 juta tahun lalu," kata Graves.


ONO
Sumber : Ant
Share on Facebook
Nilai 4 A A A
Ada 14 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
loex @ Jumat, 12 Desember 2008 | 19:04 WIB
orrrrrrrra mungkkkiiiiiiiiiiiiiinnn!!!!!!!!!!!!! om profesor gini ye gw mo ngasih pendapat. menurut gw c semua makhluk idup tu diciptain sempurna.ok lo om profesor beralesan lo evolusi tuh terjadi karena mutasi pada sel2 DNA yg terjadi secara kebetulan. tapi om lo dipikir2 mutasi tuh ga da yang menguntungkan.yang ada jga bikin cacat pada mkhluh idup tsb.n kayaknya teori evolusi gurunya prof ga terbukti sama sekali. apa tuh bukti blum jelaz???????
imam habibi @ Kamis, 11 Desember 2008 | 18:59 WIB
ini perlu penelitian yang menyeluruh agar jelas dan pasti semangat meneliti
elKindy @ Minggu, 7 Desember 2008 | 10:42 WIB
suatu penemuan yg aneh dan tidak masuk akal, mana mungkin manusia sama dengan hewan atau nenek moyangnya dari seekor hewan!!! Ini mungkin seperti teori Darwin yg tidak terbukti kenyataannya walaupun ini hanya sekedar mendekati saja.
mssnarto @ Minggu, 7 Desember 2008 | 07:00 WIB
suatu pemahaman baru. di dunia ini serba mungkin, karena yang terus menerus ada adalah perubahan-perubahan. selalu terjadi perubahan. tidak ada yang abadi. terimakasih atas informasinya. namun memang sulit sekali membayankan massssssssssa silllllllllaaaaaaaaaaam, 150 juta tahun. dan 150 juta tahun yang akan datang, manusia seperti apa ya?
suiluj @ Sabtu, 6 Desember 2008 | 11:44 WIB
komentar hassAneh, tentu tidak bisa dong, krn evolusi kan bukan satu hari dua hari. bisa saja semua makluk berasal dari nenek moyang yg sama, namun karena adanya "sesuatu"(virus, ato unsur kimia) mengubah DNA makhluk hidup, mjd bermacam2 spesies, dan menurut saya lebih dominan, nenek moyang semua makhluk hidup berasal dari makhluk laut. karena jk d kaitkan dengan asal muasal planet. thank's
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
56