Sultan HBX: Nama Saya Hamengku Buwono X
Sri Sultan Hamengku Buwono X ketika berpidato politik dalam acara Pisowanan Agung.
Senin, 3 November 2008 | 14:31 WIB

YOGYAKARTA, SENIN — "Nama asli saya Hamengku Buwono X, kalau Herjuno Darpito itu nama kecil saya," kata Sri Sultan Hamengku Buwono X menjawab pers di Kepatihan Yogyakarta, Senin (3/11), menanggapi munculnya beberapa pendapat agar dirinya maju sebagai calon presiden (capres) menggunakan nama asli.
    
"Setelah itu, sebelum naik tahta, saya diberi nama Mangkubumi, tetapi kemudian setelah naik tahta nama saya menjadi Hamengku Buwono X," katanya.
    
Jadi, kata Sultan, "Kalau saya ditanya nama Anda siapa, saya jawab Hamengku Buwono X, wong... itu nama saya. Bagi orang Indonesia mau ganti nama seribu kali tidak masalah."
   
Sultan Hamengku Buwono X pada 28 Oktober telah menyatakan bersedia maju sebagai capres pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009. Kesediannya itu menjawab permintaan masyarakat Yogyakarta yang menginginkan Sultan maju sebagai capres 2009.
   
Beragam reaksi, baik pro maupun kontra, bermunculan menanggapi kesediaan Sultan untuk maju sebagai capres pada Pilpres 2009. Ditanya apakah setelah pernyataannya pada 28 Oktober itu sudah bertemu dengan pimpinan partai politik, seperti Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Sultan mengatakan, belum bertemu Megawati, begitu pula dengan pimpinan DPP Partai Golkar. "Belum ada pembicaraan lebih lanjut," tuturnya.
   
Sultan HBX mengatakan, dirinya baru menyatakan bersedia (maju sebagai capres) dan itu menjawab keinginan masyarakat Yogyakarta karena itu belum ada pembicaraan lebih lanjut dengan partai politik (parpol), termasuk Partai Golkar.
   
Mengenai dukungan parpol lain, ia mengatakan sampai saat ini belum ada, mungkin menunggu selesai pemilu legislatif baru mereka bisa membuat keputusan soal capres.


ABI
Sumber : Ant
Share on Facebook
Nilai 5 A A A
Ada 16 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
eonx @ Selasa, 25 November 2008 | 15:14 WIB
Erick Monk Ozta @ Senin, 24 November 2008 | 22:35 WIB Sdr Ardi samas Sunyoto kan nggak tau latar belakang DIY, dan nggak tau keadaan DIY, nggak usah kasih komentar lah... kalau nggak belajar sejarah dulu gih... biar nggak nampak o'on nya --> sudah jelas sdr Ardi bukan org Jogja hehehe, ato kalo org jogja, berarti cuma numpang tinggal/lahir dijogja
Erick Monk Ozta @ Senin, 24 November 2008 | 22:35 WIB
Sdr Ardi samas Sunyoto kan nggak tau latar belakang DIY, dan nggak tau keadaan DIY, nggak usah kasih komentar lah... kalau nggak belajar sejarah dulu gih... biar nggak nampak o'on nya
sunyoto @ Selasa, 4 November 2008 | 12:55 WIB
Gak ada yang bersih 100% saat ini, mau mencalonkan atau dicalonkan itu sudah indikasi suka kekuasaan. Yang penting adil dan jujur, bukan untuk pribadi saja, tetapi mau juga mengingatkan struktur dibawahnya kelak untuk menjadi lebih baik. Sapu bersih kerak pemerintah...kalau Hamengku Buwono X dan Mega Saya masih ragu. Kepemimpinan Johjakarta dan Era Megawati belum mencerminkan Kepemimpinan yang handal. Jadi cari aja calon Lain..yang lebih fresh
permakan @ Senin, 3 November 2008 | 22:24 WIB
Saya dukung Sultan maju mencalonkan diri sebagai presiden RI. Beliau satu2nya kandidat yang mampu menjamin kemajemukan Indonesia dengan track record yang bersih......saya himabu pendukung Sultan nantinya mencoblos partai2 pendukung Sultan supaya bisa mengumpulkan suara lebih dari 20%. Maju terus Sultan!!!!!!!!!!!!!
gondez @ Senin, 3 November 2008 | 21:07 WIB
bagi saya sing penting presiden bukn SBY karena selama dipimpin hidup kami menderita karena harus kehilangan pekerjaan
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
4