Krisis keuangan
Zona Euro Luncurkan Langkah Seragam
Selasa, 14 Oktober 2008 | 00:29 WIB

Paris, Kompas - Negara- negara di zona euro sepakat melakukan langkah-langkah lanjutan dan seragam. Langkah itu, antara lain, menjamin pinjaman antarbank, menambah likuiditas perbankan dan menyuntikkan modal bank, serta memperbaiki sistem pembukuan perbankan.

Pimpinan dari 15 negara di zona euro, pengguna mata uang tunggal euro, mengadakan pertemuan darurat di Paris, Minggu (12/10).

”Semua negara telah menunjukkan tanggung jawab dalam menanggapi krisis ini,” ujar Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dalam jumpa pers bersama Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso dan Gubernur Bank Sentral Eropa Jean- Claude Trichet di Paris, Minggu.

Dalam kesempatan yang sama, Trichet mengatakan, Bank Sentral Eropa akan berusaha keras menjamin likuiditas perbankan di kawasan. ”Kami tidak dapat bekerja sendiri-sendiri. Pemerintah memiliki peran penting dalam mengatasi kesulitan ini. Kita tidak dapat bergantung pada tindakan satu negara saja. Kita memiliki mata uang tunggal dan kita harus bekerja dalam kerangka yang lebih besar lagi. Saya juga mengatakan bahwa langkah ini diambil untuk memperbaiki kepercayaan pasar,” ujar Sarkozy.

Merembet ke politik

Presiden Sarkozy melanjutkan, jika tak ditangani saksama, krisis ini tidak hanya akan terbatas menjadi krisis finansial, tetapi juga dapat berkembang ke krisis politik karena rakyat tidak percaya kepada pemerintah.

Langkah zona euro itu menunjukkan sikap ke arah kerja sama yang saling mendukung ketimbang meluncurkan tindakan yang menguntungkan diri sendiri, tetapi merugikan negara lain.

Misalnya, sebelumnya Irlandia meluncurkan kebijakan penjaminan atas semua simpanan nasabah bank di negaranya, tetapi tidak menjamin simpanan nasabah di di bank bukan milik Irlandia. Hal ini membuat terjadi perpindahan tabungan, yang tidak menguntungkan zona euro atau Uni Eropa sebagai sebuah blok ekonomi.

Dalam perkembangan terakhir, Irlandia setuju mengubah penjaminan itu dengan menjamin semua simpanan nasabah di Irlandia, termasuk nasabah bank milik non-Irlandia.

Untuk memperlancar penyaluran kredit, yang telah terhenti sejak krisis keuangan meledak, Perancis, Jerman, dan Italia juga mengumumkan paket dana penyelamatan. Inggris menyuntik 64 miliar dollar AS kepada tiga bank. Jerman meluncurkan paket dana penyelamatan perbankan sekitar 640 miliar dollar AS.

Misi utama pertemuan zona euro adalah penyelamatan perbankan di negara sendiri, yang juga menguntungkan secara positif bagi tetangga. (REUTERS/AP/AFP/MON/JOE)


mon;joe
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile154
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS