Polri Akan Minimalisasi Perkelahian Polisi-TNI
Mantan Kapolri, Jenderal (Pol) Sutanto dan Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri, melambaikan tangan kepada para tamu undangan.
Sabtu, 11 Oktober 2008 | 14:43 WIB

JAKARTA, SABTU — Polri akan meminimalisasi perkelahian yang terjadi antara polisi dan TNI dan menindak tegas pelaku perkelahian. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kerja sama secara eksternal bersama pihak-pihak lain, terutama TNI. Hal tersebut disampaikan Kapolri Bambang Hendarso Danuri saat jumpa pers di Markas Besar Polri, Jakarta, Sabtu (11/10). "Saya sudah sampaikan hal ini ke Polda. Kita ini satu, antara Polri dan TNI harus berjalan bersama," kata Bambang.

Lebih lanjut Bambang mengatakan, pihaknya akan duduk bersama TNI untuk membicarakan masalah tersebut. Dalam pembahasan itu diharapkan dapat dibentuk formula atau peraturan untuk mencegah terjadinya perkelahian. "Saya akan cari format dan berkunjung ke KSAD dan Panglima TNI untuk membicarakannya agar tidak ada lagi perkelahian. Ini akan dilakukan secara intens," ujar Bambang.

Kapolri juga akan menindak tegas anggota polisi yang memicu perkelahian, membuat onar, dan melakukan huru-hara baik dengan TNI maupun masyarakat.


ANI
Share on Facebook
A A A
Ada 4 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
olan @ Minggu, 12 Oktober 2008 | 13:39 WIB
Memang mudah untuk diucapkan Pak...tp buktinya nihil, entah sampai kapan begini terus. Capek deh...pantang mundur
zidan @ Minggu, 12 Oktober 2008 | 11:31 WIB
sebaiknya bpk KAPOLRI menyelesaikan akar permslahan antara keduanya yaitu KESENJANGAN dn sama2 mencari pnghasilan tambahan, kl ke 2 mslh ini mau drundingkn bersama , sya ykin NIAT BAIK bpak akan terkabul
kris @ Sabtu, 11 Oktober 2008 | 20:19 WIB
agar tdk berkelahi antara TNI-POLRI perlu didukung oleh seluruh strata yaitu strata strategis, strata operasional dan strata pelaksana.
hadi @ Sabtu, 11 Oktober 2008 | 19:18 WIB
langkah pak Kapolri bagus banget, kita rakyat ini sdh sangat prihatin dgn seringnya terjadi perkelahian aparat penegak hukum. cuma kira2 instruksi Bapak itu bisa bener2 nyampe dan dilaksanakan anak buah dilapangan nggak ? saya khawatir kok cuma komitmen antar pemimpin sementara anak buah masih gebuk2an rebutan lahan ? selamat berkarya Pak, kami rakyat menunggu realisasinya.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
1