JAKARTA, SABTU — Polri akan meminimalisasi perkelahian yang terjadi antara polisi dan TNI dan menindak tegas pelaku perkelahian. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kerja sama secara eksternal bersama pihak-pihak lain, terutama TNI. Hal tersebut disampaikan Kapolri Bambang Hendarso Danuri saat jumpa pers di Markas Besar Polri, Jakarta, Sabtu (11/10). "Saya sudah sampaikan hal ini ke Polda. Kita ini satu, antara Polri dan TNI harus berjalan bersama," kata Bambang.
Lebih lanjut Bambang mengatakan, pihaknya akan duduk bersama TNI untuk membicarakan masalah tersebut. Dalam pembahasan itu diharapkan dapat dibentuk formula atau peraturan untuk mencegah terjadinya perkelahian. "Saya akan cari format dan berkunjung ke KSAD dan Panglima TNI untuk membicarakannya agar tidak ada lagi perkelahian. Ini akan dilakukan secara intens," ujar Bambang.
Kapolri juga akan menindak tegas anggota polisi yang memicu perkelahian, membuat onar, dan melakukan huru-hara baik dengan TNI maupun masyarakat.