Sambut Hasan Tiro, Sebagian Pusat Perdagangan di Banda Aceh Tutup
Warga dari berbagai daerah di Aceh yang ingin menyaksikan kedatangan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Tgk Dr Muhammad Di Tiro.
Sabtu, 11 Oktober 2008 | 10:59 WIB

BANDA ACEH, SABTU — Sebagian pusat perdagangan di kota Banda Aceh, Sabtu, tutup menjelang kedatangan mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Tengku Muhammad Hasan Di Tiro, di daerah itu.
    
Pantauan wartawan Antara di Banda Aceh, Sabtu, sebagian  pertokoan dan pasar swalayan di ibu kota Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD)  tutup, terutama yang berada di pusat kota.

Konsentrasi massa terjadi di kawasan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, terutama mereka  yang datang dari berbagai daerah untuk menyambut kedatangan Hasan Tiro yang dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh, Sabtu sekitar pukul 10.30 WIB.

Pertokoan tutup di sekitar kawasan Masjid Raya Baiturrahman, swalayan Pante Pirak dan pertokoan di sepanjang jalan T Umar serta di pusat kota yang dilalui massa. Selain itu, labi-labi (angkutan kota) dan becak mesin hanya sebagian kecil yang beroperasi.

Ribuan massa penyambut Hasan Tiro masih terus berdatangan dari berbagai daerah ke Banda Aceh, seperti dari Sabang, Pulau Weh, yang datang menggunakan perahu nelayan.

Massa yang sebelumnya menginap di tiga titik di Banda Aceh, yaitu kompleks PKA Taman Ratu Safiatuddin, Taman Budaya dan Kopelma Darussalam, sejak pukul 07.00 sudah bergerak menuju Masjid Raya Baiturrahman yang merupakan salah satu tempat yang akan dikunjungi Hasan Tiro untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Aceh.

Pendiri GAM yang telah 30 tahun hidup di luar negeri dan menjadi warga negara Swedia itu pulang ke kampung halamannya untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Aceh dan bertemu dengan keluarga di Kabupaten Pidie.


ABD
Sumber : Antara
Share on Facebook
A A A
Ada 7 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
mustafa @ Sabtu, 11 Oktober 2008 | 23:46 WIB
selamat datang.... yang mulia sri paduka Tgk.Hasan Tiro... dibumi yang telah diwaris oleh para endatumu kami rindu menatap wajahmu.... engakau pahlawan bangsa.....
ririn @ Sabtu, 11 Oktober 2008 | 23:38 WIB
EGP, la kenal aja kagak.
screet @ Sabtu, 11 Oktober 2008 | 13:52 WIB
kpa sengaja memerinthkan penutupan toko,karena ada isu akan ada provokator yang menyusup dan akan menjarah toko-toko daerah itu
Noel @ Sabtu, 11 Oktober 2008 | 13:25 WIB
Hati hati..jangan buat kesalahan yang ke 2kali nya..jangan pernah percaya 100% untuk orang orang pembrontak.. Partai Aceh harus diwaspadai...dan kita himbau masayarakat aceh untuk waspada, juga pemerintah / TNI.
Adje @ Sabtu, 11 Oktober 2008 | 12:38 WIB
kpn indonesia memiliki pemimpin seperti ini,.. kedatangan nya selalu di tunggu dan tidak membodohi rakyat nya dengan janji - janji palsu,..
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
3