KOTABARU, KAMIS - Kalimantan Selatan menargetkan merekrut 300 orang bidan pada 2008 karena banyak desa di provinsi ini yang belum memiliki tenaga kesehatan khususnya bidan.
Gubernur Kalsel H Rudy Arifin, Kamis mengatakan dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2008 pihaknya menargetkan merekrut 300 bidan.
"Untuk penerimaan CPNS 2008 ini kami alokasikan 40 persen atau sekitar 300 orang khusus sebagai tenaga kesehatan terutama bidan desa. Sedangkan yang 60 persen tenaga pendidikan dan tenaga teknis lainnya," katanya.
Ia mengatakan untuk mensukseskan program desa siaga, Pemprov Kalsel masih membutuhkan sekitar 900 bidan, dan kekurangannya akan dipenuhi mulai 2008 sebanyak 300 orang, sedangkan sisanya akan dipenuhi pada perekrutan CPNS 2009 dan 2010.
Sampai saat ini jumlah desa di Kalsel yang telah memiliki bidan desa baru 50 persen. "Karena itu, 50 persen kekurangannya akan dipenuhi selama tiga tahun ke depan," katanya tanpa menyebut jumlah desa di Kalsel yang belum memiliki bidan desa.
Kata dia, selain untuk menyiapkan program desa siaga, pemenuhan kekurangan bidan desa dimaksudkan untuk menekan angka kematian ibu, bayi dan balita di provinsi ini.
"Sebab, berdasarkan laporan sementara, angka kematian ibu dan bayi saat melahirkan masih cukup tinggi. Karena itu, dengan terpenuhinya bidan desa di setiap desa, angka kematian tersebut dapat ditekan seminimal mungkin," katanya.
Menurut gubernur, selain kekurangan bidan desa akan dipenuhi melalui penerimaan CPNS, Pemprov Kalsel juga sedang menyusun program penerimaan tenaga kesehatan khusus.
Sebab, kata dia, Kalsel sampai sekarang juga masih membutuhkan tenaga kesehatan seperti perawat, dokter spesialis dan ahli gizi.
Ia mengatakan ditargetkan pada 2010 semua desa di Kalsel menjadi desa siaga, dan di setiap desa siaga telah memiliki seorang bidan, tenaga perawat dan ahli gizi.
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |